Sergai Rehabilitasi Jalan Simpang Melati sepanjang 4.000 meter
Perbaungan — Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai meninjau langsung proses rehabilitasi ruas Jalan Simpang Melati-Batas Melati Kebun di Desa Melati II, Kecamatan Perbaungan, Senin (24/8). Wakil Bupati H. Adlin Tambunan mengatakan proyek ini penting untuk menggerakkan perekonomian daerah.
Peninjauan dan rincian proyek
Wabup hadir untuk memantau pekerjaan konstruksi yang menggunakan material hotmix. Pekerjaan mencakup perbaikan sepanjang 4.000 meter dengan lebar jalan rata-rata 4 meter. Pemeriksaan menekankan kesesuaian pengerjaan terhadap perencanaan dan spesifikasi teknis yang ditetapkan.
Dampak bagi mobilitas dan ekonomi lokal
Menurut Wabup, jalan yang lebih baik akan mempermudah mobilitas warga dan mendukung aktivitas ekonomi setempat. Perbaikan ruas ini diharapkan memperlancar distribusi hasil pertanian dan menambah akses ke layanan publik. Dengan konektivitas yang lebih baik, pemerintah menargetkan pemerataan pembangunan hingga ke pelosok desa.
"Jalan yang baik bukan hanya mempermudah mobilitas masyarakat, tetapi juga mendukung aktivitas ekonomi, distribusi hasil pertanian, serta meningkatkan akses masyarakat terhadap berbagai pelayanan," ujar Adlin Tambunan.
Kualitas pekerjaan dan pengawasan
Wabup menegaskan seluruh rangkaian pekerjaan harus sesuai standar kualitas untuk ketahanan jangka panjang. Pengawasan lapangan difokuskan pada pemenuhan spesifikasi teknis dan kualitas material. Pemerintah daerah meminta kontraktor melaporkan progres berkala agar pekerjaan dapat selesai tepat mutu dan waktu.
Imbauan kepada warga dan pengguna jalan
Selain pengawasan teknis, pemerintah mengajak masyarakat berperan menjaga fasilitas publik setelah selesai dibangun. Wabup memberi pesan agar warga tidak menjadikan jalan baru sebagai lokasi balap liar. Ia juga mengingatkan pengendara mematuhi aturan tonase agar ketahanan jalan tetap terjaga.
"Mari kita jaga dan rawat bersama jalan yang sudah dibangun ini. Jangan jadikan track untuk balap liar, dan kepada para pengendara agar memperhatikan serta mematuhi aturan tonase kendaraan yang melaluinya," pungkas Adlin Tambunan.
Prospek ke depan
Pemerintah Kabupaten menyatakan proyek ini bagian dari komitmen berkelanjutan memperkuat konektivitas antarwilayah. Jika pengerjaan berjalan sesuai rencana, jalan tersebut diharapkan memberi manfaat ekonomi dan sosial yang berkelanjutan bagi masyarakat setempat. Pengawasan dan partisipasi warga menjadi kunci pemeliharaan fasilitas publik tersebut.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Golkar: SK DPD Sumut Rampung, Pelantikan Tunggu Kehadiran Bahlil
Golkar pastikan SK DPD Sumut rampung dan pelantikan menunggu kehadiran Ketua Umum Bahlil, diperkirakan pekan...
DPR Minta Aparat Tak Beri Toleransi atas Penyiksaan Anak di Medan
Bocah 10 tahun di Medan mengalami penyiksaan berat; anggota DPR Ahmad Doli mendesak aparat menyelesaikan per...
PT JSS Serahkan 6 Hektare untuk Fasilitas Umum di Sukarame Baru
PT JSS berencana menyerahkan 6 hektare lahan di Sukarame Baru untuk fasilitas umum; proses akan melibatkan p...
Polrestabes Medan Tangkap WN Malaysia Pengedar Vape Getar
Polrestabes Medan menangkap WN Malaysia dan kekasihnya, menyita 29 bungkus vape getar yang dibawa dari Malay...
UKM Tapak Suci UIN Ar-Raniry Sabet 3 Medali di Sumut Open
UKM Tapak Suci UIN Ar-Raniry pulang dengan 1 emas, 1 perak, dan 1 perunggu dari Sumut Open Pencak Silat 20–2...
PKS DPRD Medan Desak Pemko Stabilkan Harga dan Pasokan Pokok
Fraksi PKS DPRD Medan mendesak Pemko Medan mengambil langkah konkret untuk menstabilkan harga dan memastikan...