Teknologi

LPDP Longgarkan Syarat Bahasa Inggris untuk Pendaftar Tahap II 2026

Bagikan:

Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) melonggarkan persyaratan kemampuan bahasa Inggris bagi pendaftar afirmasi tujuan luar negeri pada seleksi Beasiswa LPDP Tahap II 2026. Kebijakan ini diumumkan di Jakarta pada 29 Juni 2026 untuk memperluas akses dan mengurangi beban biaya pendaftar.

Inti Kebijakan

Direktur Beasiswa LPDP, Dwi Larso, menyatakan pendaftar afirmasi tanpa LoA Unconditional kini dapat menggunakan sertifikat bahasa Inggris dari perguruan tinggi dalam negeri. LPDP menetapkan skor minimal 500 dari 35 perguruan tinggi yang diverifikasi.

“Skor minimal yang dipersyaratkan adalah 500 dari 35 perguruan tinggi yang telah ditetapkan LPDP,”

Pengecualian untuk LoA Unconditional

Bagi peserta yang sudah mengantongi LoA Unconditional sesuai program studi dan perguruan tinggi tujuan, LPDP tidak lagi mewajibkan lampiran sertifikat kemampuan bahasa Inggris. Ketentuan ini berlaku untuk pendaftar afirmasi maupun nonafirmasi, kecuali beberapa program beasiswa tertentu yang tetap memiliki persyaratan khusus.

“Kami tidak ingin banyak orang yang harus membayar. Tetapi kemudian tidak mendapatkan beasiswa,”

Penyesuaian untuk Pendaftar Nonafirmasi

LPDP juga menyesuaikan aturan bagi pendaftar nonafirmasi. Perubahan utama meliputi:

  • Peserta tujuan dalam negeri dapat menggunakan sertifikat bahasa Inggris dari pusat bahasa perguruan tinggi dalam negeri atau TOEP.
  • Pendaftar tujuan luar negeri mendapat tambahan pilihan sertifikat Duolingo.
  • Peserta program Doctor by Research mendapat tambahan pilihan sertifikat, serta penurunan skor minimal dibanding seleksi tahap pertama.

Alasan dan Verifikasi

Dwi Larso menjelaskan penyesuaian dibuat setelah evaluasi seleksi tahap pertama 2026. Dari sekitar 78 ribu pendaftar, hanya sekitar 2.700 yang lolos sebagai penerima beasiswa.

“Kami telah memverifikasi 35 perguruan tinggi agar hasil tes bahasa Inggris yang diterbitkan akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Kami memastikan seluruh sertifikat diterbitkan lembaga yang memenuhi standar validitas untuk mendukung proses seleksi Beasiswa LPDP 2026,”

Dampak dan Harapan

Perubahan ini diharapkan menurunkan hambatan biaya dan administratif bagi calon penerima, khususnya dari kelompok afirmasi. Selain itu, penyesuaian untuk program doktoral dimaksudkan untuk memperluas akses talenta riset.

LPDP menegaskan verifikasi atas institusi pengeluara sertifikat tetap dilakukan untuk menjaga integritas seleksi dan memastikan standar kompetensi bahasa Inggris terpenuhi.

Naufal Hakim
Penulis
Naufal Hakim

Editor teknologi yang mengulas gadget, kecerdasan buatan, startup, dan inovasi digital.

Berita Terkait