LPDP Alihkan 80% Beasiswa 2026 ke STEM dan Industri Strategis
Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) menargetkan 80 persen alokasi beasiswa 2026 untuk bidang STEM dan industri strategis. Pengumuman ini disampaikan dalam media briefing pembukaan Beasiswa LPDP Tahap II 2026 di Jakarta pada 29 Juni 2026. Kebijakan bertujuan memperkuat kualitas sumber daya manusia yang sesuai kebutuhan transformasi ekonomi nasional.
Rincian target dan alokasi
Direktur Utama LPDP Yon Arsal mengatakan kenaikan fokus pada STEM dilaksanakan bertahap untuk menyesuaikan kebutuhan industri. Pada 2025, porsi program STEM tercatat 66–69 persen, meningkat menjadi 74 persen pada awal 2026. Kini LPDP menargetkan minimal 80 persen alokasi beasiswa ke bidang STEM dan STEM-related.
“Kita peningkatan STEM bergerak terus. Pada 2025 itu 66 sampai 69 persen, 2026 di 74 persen. Kita akan coba sampai minimal 80 persen ke STEM dan STEM related,”
Sisa kuota 20 persen dipertahankan untuk bidang SHARE yang mendukung pembangunan manusia berkelanjutan. Yon menjelaskan bahwa kategori STEM-related meliputi kebijakan publik, hukum, bisnis, dan ekonomi yang mendukung pengembangan industri berbasis teknologi.
Afirmasi dan pemerataan akses
LPDP menegaskan kesempatan beasiswa tetap diprioritaskan bagi pelamar dari daerah tertinggal, terdepan, dan terluar. Skema afirmasi dipertahankan meski fokus dialihkan ke STEM, untuk menjaga pemerataan akses pendidikan tinggi.
“Kesempatan beasiswa tetap kami prioritaskan bagi putra-putri terbaik dari daerah tertinggal, terdepan, dan terluar. Komitmen pemerataan akses pendidikan melalui jalur afirmasi tetap kami pertahankan di tengah penguatan fokus pada bidang STEM,”
Relaksasi persyaratan bahasa Inggris
Direktur Beasiswa LPDP Dwi Larso menyampaikan adanya relaksasi persyaratan untuk memperluas akses pendaftar. Perubahan ini terutama terkait kemampuan bahasa Inggris dan opsi universitas tujuan.
“Terdapat banyak perubahan ketentuan yang bersifat menguntungkan bagi para pendaftar. Terutama melalui penyesuaian persyaratan kemampuan bahasa Inggris dan perluasan pilihan perguruan tinggi tujuan,”
Beberapa poin perubahan persyaratan:
- Pelamar luar negeri dengan Letter of Acceptance (LoA) Unconditional tidak wajib melampirkan sertifikat bahasa Inggris.
- Bagi pelamar tanpa LoA, LPDP menerima sertifikat bahasa Inggris dari pusat bahasa perguruan tinggi di dalam negeri.
- TOE(P) berlaku untuk tujuan studi dalam negeri, sedangkan Duolingo dapat digunakan untuk studi ke luar negeri.
- Skor minimal bahasa Inggris diturunkan khusus untuk peserta Doctor by Research Talenta Riset Nasional.
“Kami menambah pilihan sertifikat bahasa Inggris bagi pelamar tanpa LoA Unconditional, termasuk dari pusat bahasa perguruan tinggi. TOEP berlaku untuk tujuan dalam negeri, sedangkan Duolingo dapat digunakan pelamar yang melanjutkan studi ke luar negeri,”
Perluasan tujuan studi dan prospek
LPDP memperluas daftar universitas tujuan menjadi 31 kampus, termasuk 14 tambahan yang khusus menawarkan program studi STEM. Langkah ini diharapkan membuka lebih banyak jalur pendidikan dan mempercepat kecocokan kompetensi lulusan dengan kebutuhan industri strategis.
Dengan kebijakan baru, LPDP berupaya menyelaraskan investasi beasiswa dengan prioritas pembangunan nasional dan transformasi industri berbasis teknologi. Ke depan, fokus pada STEM diharapkan mendorong ketersediaan tenaga ahli untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan inovasi.
Editor teknologi yang mengulas gadget, kecerdasan buatan, startup, dan inovasi digital.
Berita Terkait
PPKS dan BPDP Perkenalkan Kelapa Sawit ke Siswa SD di Medan
PPKS dan BPDP mengajak siswa SD di Medan belajar kelapa sawit lewat kunjungan edukatif dan praktik di fasili...
Tahun Baru Mars 2026: Planet Merah Mulai Putaran Baru
Planet Mars resmi memasuki tahun baru pada 30 Sep 2026; satu tahun Mars setara sekitar 687 hari Bumi dan ter...
Crew-13 Meluncur ke ISS, Empat Astronot Gabung Ekspedisi 75
NASA dan SpaceX meluncurkan Crew-13 ke ISS pada 1 Oktober 2026; empat astronaut dijadwalkan bergabung dengan...
Teleskop Roman Tangkap Cahaya Pertama dari Awan Magellan Besar
Nancy Grace Roman lulus uji pandu presisi dan Coronagraph-nya menangkap cahaya pertama dari Awan Magellan Be...
Kemkomdigi Perketat Pengawasan Ruang Digital, Takedown Konten Krusial 4 Jam
Kemkomdigi memperketat pengawasan ruang digital dengan takedown konten krusial maksimal 4 jam dan mengajak p...
Keuntungan dan Risiko Investasi Emas, Harga Terbaru
Harga emas Pegadaian terkoreksi 29 Sept 2026; emas tetap jadi pilihan lindung nilai namun punya risiko seper...