KemenPPPA Perkuat Peran Anak lewat Lokakarya Forum Anak 2026
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) menggelar Lokakarya Forum Anak Nasional 2026 pada 13 Juni–19 Juli 2026 untuk memperkuat peran anak sebagai pelopor dan pelapor pembangunan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas anak agar partisipasi mereka berjalan bermakna dan berkontribusi pada proses pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.
Penguatan kapasitas dan tujuan lokakarya
Deputi Perlindungan Khusus Anak KemenPPPA, Titi Eko Rahayu, menyebut penguatan kapasitas Forum Anak sebagai langkah strategis. Menurutnya, upaya ini memastikan anak-anak tidak hanya menjadi penerima manfaat pembangunan, tetapi juga subjek aktif dalam menentukan masa depan mereka.
Dalam kegiatan yang berlangsung lebih dari satu bulan tersebut, KemenPPPA berfokus membekali anak dengan pengaturan dan keterampilan untuk menyampaikan aspirasi. Selain itu, lokakarya bertujuan menanamkan nilai karakter, nasionalisme, dan kebhinekaan kepada peserta.
"Anak-anak harus dikuatkan untuk berani berbicara dan berperan aktif di lingkungan sekitarnya. Suara mereka perlu didengar dan dipertimbangkan dalam setiap kebijakan pembangunan,"
Ruang bagi gagasan dan solusi anak
Titi menegaskan bahwa Forum Anak bukan sekadar tempat berkumpul, melainkan ruang lahirnya gagasan dan solusi. Melalui kolaborasi yang kuat, KemenPPPA ingin memastikan anak-anak dapat menyampaikan aspirasi sekaligus berkontribusi dalam pemenuhan hak dan perlindungan anak.
Untuk memperjelas arah kegiatan, tujuan utama lokakarya dapat dirangkum sebagai berikut:
- Meningkatkan kapasitas advokasi dan partisipasi anak
- Mendorong kualitas pendampingan Forum Anak di daerah
- Memperkuat nilai kebangsaan dan keragaman di kalangan peserta
Dukungan internasional untuk suara anak
UNICEF Indonesia menyambut inisiatif ini dan menekankan pentingnya memasukkan suara anak dalam proses pengambilan keputusan. Child Protection Specialist UNICEF, Astrid Gonzaga Dionisio, menyebut pengalaman hidup anak sebagai dasar penting bagi perumusan kebijakan yang lebih relevan.
"Anak-anak adalah ahli dalam pengalaman hidup mereka sendiri. Karena itu, suara mereka sangat penting untuk membantu kita merancang kebijakan, program, dan layanan yang lebih relevan dan responsif,"
Harapan dan implikasi ke depan
KemenPPPA berharap lokakarya ini memperkuat peran Forum Anak di seluruh Indonesia dan meningkatkan kualitas pendampingan. Langkah ini diharapkan mendorong partisipasi anak yang lebih bermakna dalam upaya mencapai tujuan pembangunan jangka panjang seperti Indonesia Emas 2045.
Dengan penguatan kapasitas dan dialog yang berkelanjutan, anak-anak diharapkan semakin aktif menyuarakan kebutuhan dan solusi yang berkaitan langsung dengan kehidupan serta masa depan mereka.
Berita Terkait
Prabowo Fokus Pangkas Pemborosan APBN, Klaim Hemat Rp300 Triliun
Kabakom Muhammad Qodari menyatakan Presiden Prabowo fokus menekan pemborosan APBN dan mengklaim penghematan...
Pemerintah: Kepercayaan Investor Global terhadap Indonesia Masih Tinggi
Pemerintah menyatakan kepercayaan investor global terhadap Indonesia masih tinggi; data akan dipaparkan dala...
Generasi Muda Kian Aktif Lestarikan Budaya Betawi
LKB sebut generasi muda semakin aktif melestarikan budaya Betawi lewat kolaborasi dengan pemerintah dan ekon...
Kemdiktisaintek Dorong Mahasiswa Ambil Peran dalam Pengelolaan Sampah
Kemdiktisaintek mendorong mahasiswa ambil peran aktif dalam solusi pengelolaan sampah melalui riset dan Prog...
Kemenekraf-SMSI Jajaki Kolaborasi Perkuat Talenta Digital
Kemenekraf dan SMSI menjajaki kerja sama pelatihan untuk memperkuat talenta digital dan memperluas ekosistem...
Wamendikdasmen: Seni Bantu Anak Mengenal Diri dan Dunia
Wamendikdasmen Fajar Riza Ul Haq mengatakan seni penting untuk perkembangan kreativitas, identitas, dan kese...