LINK Siap Dekati dan Naikkan Orbit Observatorium Swift NASA
Pada Rabu, 12 Agustus 2026, Katalyst Space mengunggah pembaruan perangkat lunak penerbangan untuk wahana LINK yang memungkinkan wahana itu mendekati dan menaikkan orbit Observatorium Neil Gehrels Swift milik NASA. Pembaruan membawa algoritma pengendalian sikap baru yang memanfaatkan aktuator yang masih berfungsi, sehingga LINK dapat melanjutkan manuver pendekatan.
Pembaruan perangkat lunak dan algoritma pengendalian
Pembaruan yang diunggah ke LINK menambahkan algoritma kontrol sikap baru untuk menjaga stabilitas wahana selama manuver. Algoritma itu dirancang khusus untuk bekerja dengan aktuator yang masih operasional pada LINK. Dengan demikian, tim operasi dapat mengendalikan orientasi wahana untuk mendekati target secara aman.
Rencana penangkapan dan peningkatan orbit
Setelah mencapai posisi yang tepat, rencana misi adalah agar LINK berupaya menangkap Swift dan kemudian menaikkan ketinggian orbitnya. Katalyst Space akan bekerja sama dengan NASA untuk mengevaluasi kinerja LINK pada setiap langkah operasi tersebut. Dalam beberapa hari mendatang, tim akan melakukan serangkaian pembakaran mesin dan manuver untuk menyelaraskan orbit LINK dengan posisi Swift.
Status orbit Swift dan risiko penurunan
Saat ini Observatorium Swift berada pada ketinggian sekitar 347 kilometer di atas permukaan Bumi. Tim misi memperingatkan bahwa upaya peningkatan orbit akan menjadi semakin sulit jika ketinggian rata-rata Swift turun mendekati 300 kilometer. Pada ketinggian yang lebih rendah, hambatan atmosfer meningkat dan mengurangi jendela operasi untuk intervensi seperti penangkapan dan pengangkatan orbit.
Tindakan pengelolaan oleh tim Swift
Sebagai langkah mitigasi, tim Swift menerapkan pendekatan operasi baru untuk mengurangi hambatan atmosfer. Pendekatan ini dilaporkan berhasil memperlambat laju penurunan orbit dan memberi tim tambahan waktu serta fleksibilitas untuk koordinasi dengan LINK.
Langkah selanjutnya dan implikasi
Keberhasilan pembaruan perangkat lunak dan manuver awal akan menentukan kemampuan LINK untuk menyelesaikan tugasnya. Jika LINK dapat menangkap dan menaikkan Swift, operasi ini akan memperpanjang masa layanan observatorium tanpa membutuhkan layanan docking tradisional. Katalyst Space dan NASA akan terus mengevaluasi kinerja wahana pada setiap tahap dan menyesuaikan manuver sesuai kebutuhan.
Ke depan, fokus tim tetap pada stabilitas kontrol sikap LINK, penjadwalan pembakaran mesin, dan memantau ketinggian Swift agar tindakan korektif dapat dilakukan sebelum orbit turun ke tingkat yang berisiko.
Editor teknologi yang mengulas gadget, kecerdasan buatan, startup, dan inovasi digital.
Berita Terkait
PPKS dan BPDP Perkenalkan Kelapa Sawit ke Siswa SD di Medan
PPKS dan BPDP mengajak siswa SD di Medan belajar kelapa sawit lewat kunjungan edukatif dan praktik di fasili...
Tahun Baru Mars 2026: Planet Merah Mulai Putaran Baru
Planet Mars resmi memasuki tahun baru pada 30 Sep 2026; satu tahun Mars setara sekitar 687 hari Bumi dan ter...
Crew-13 Meluncur ke ISS, Empat Astronot Gabung Ekspedisi 75
NASA dan SpaceX meluncurkan Crew-13 ke ISS pada 1 Oktober 2026; empat astronaut dijadwalkan bergabung dengan...
Teleskop Roman Tangkap Cahaya Pertama dari Awan Magellan Besar
Nancy Grace Roman lulus uji pandu presisi dan Coronagraph-nya menangkap cahaya pertama dari Awan Magellan Be...
Kemkomdigi Perketat Pengawasan Ruang Digital, Takedown Konten Krusial 4 Jam
Kemkomdigi memperketat pengawasan ruang digital dengan takedown konten krusial maksimal 4 jam dan mengajak p...
Keuntungan dan Risiko Investasi Emas, Harga Terbaru
Harga emas Pegadaian terkoreksi 29 Sept 2026; emas tetap jadi pilihan lindung nilai namun punya risiko seper...