Lokal

Kemenag Aceh Gelar Lebaran Yatim, 73 Anak Terima Bantuan

Bagikan:
Kegiatan Lebaran Yatim Kemenag Aceh menyalurkan santunan dan beasiswa

Banda Aceh — Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh menggelar kegiatan Lebaran Yatim pada Kamis, 25 Juni, di kantor Kemenag Aceh. Kegiatan ini bagian dari peringatan Bulan Muharram yang ditetapkan sebagai Bulan Wakaf Nasional dan bertujuan menyalurkan santunan, beasiswa, serta edukasi zakat dan wakaf kepada anak yatim dan penyandang disabilitas.

Pelaksanaan dan tujuan

Kegiatan dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia dan di Aceh difokuskan pada pemberian bantuan langsung serta sosialisasi ZISWAF (zakat, infak, sedekah, wakaf). Panitia berharap program ini meningkatkan kepedulian sosial dan literasi masyarakat tentang mekanisme penyaluran zakat dan wakaf produktif.

Pernyataan pimpinan

Kepala Kanwil Kemenag Aceh, Drs. H. Azhari, M.Si., menilai momentum Muharram tepat untuk menguatkan kepedulian terhadap anak yatim dan dhuafa. Ia menekankan peran zakat dan wakaf dalam pembangunan sosial.

"Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya berbagi kebahagiaan dengan anak yatim dan penyandang disabilitas, tetapi juga membangun kesadaran bersama bahwa zakat dan wakaf merupakan instrumen penting dalam pemberdayaan umat dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,"

"Wakaf bukan hanya tentang tanah kuburan atau pembangunan masjid. Wakaf adalah instrumen pembangunan peradaban yang dapat mendukung pendidikan, layanan kesehatan, pemberdayaan ekonomi, hingga peningkatan kualitas hidup masyarakat," tambah Azhari.

Bentuk bantuan dan penerima

Sekitar 73 anak yatim dan penyandang disabilitas menerima bantuan dari kolaborasi beberapa lembaga zakat dan wakaf bersama Kanwil Kemenag Aceh. Bentuk bantuan beragam, mulai uang tunai, bingkisan sembako, perlengkapan sekolah, paket kebutuhan pokok, hingga beasiswa.

  • Sahabat Yatim: 8 penerima (bingkisan sembako)
  • BSI Maslahat: 20 penerima (bantuan tunai total Rp10 juta)
  • Rumah Zakat: 5 penerima (bingkisan)
  • Baitul Mal Munzalan Indonesia: 10 penerima (bingkisan sembako)
  • Asar Humanity: 5 penerima (paket bantuan)
  • Rumah Yatim: 10 penerima (paket bantuan)
  • DT Peduli: 10 penerima (peralatan sekolah dan bantuan tunai)
  • Wahdah Inspirasi Zakat: 5 penerima (paket bantuan)

Selain itu, Yayasan Wakaf Haroen Aly memberikan beasiswa pendidikan bagi 30 anak yatim senilai total Rp179 juta. Para Aparatur Sipil Negara di Kanwil Kemenag Aceh juga berpartisipasi dengan menghimpun dan menyalurkan santunan sekitar Rp40 juta.

Makna dan tindak lanjut

Penyelenggara berharap kegiatan ini tidak hanya memberi bantuan sesaat, tetapi juga mendorong pemanfaatan zakat dan wakaf secara produktif. Kanwil Kemenag Aceh mengajak pemangku kepentingan memperkuat sinergi untuk pengelolaan ZISWAF yang lebih efektif demi kesejahteraan jangka panjang.

Kegiatan ini sekaligus menjadi ajang menunjukkan potensi dan karya anak yatim serta penyandang disabilitas, sekaligus menguatkan akses layanan zakat digital dan kolaborasi antar lembaga filantropi.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait