Lokal

Plt Bupati Langkat Hadiri Pidato Kenegaraan Presiden 2026

Bagikan:
Plt Bupati Langkat Tiorita menghadiri rapat paripurna DPRD Langkat

STABAT – Pelaksana Tugas Bupati Langkat, Tiorita Br Surbakti, SH, menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Langkat untuk mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI serta DPD RI Tahun 2026, Jumat (14/8). Kehadiran ini dimaksudkan untuk memperkuat sinergi antara Pemkab Langkat dan DPRD dalam menerjemahkan arah kebijakan pemerintah pusat ke program pembangunan daerah yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Rangka rapat dan peserta

Rapat paripurna dibuka Ketua DPRD Kabupaten Langkat, Sribana Perangin-angin, SE, dan dihadiri oleh para Wakil Ketua serta seluruh anggota DPRD. Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) hadir bersama Sekretaris Daerah dan pimpinan perangkat daerah.

  • Sekda H. Amril, S.Sos, M.AP
  • Para Asisten dan Staf Ahli Setda
  • Para Kepala Perangkat Daerah
  • Tokoh agama dan ormas: Ketua MUI Langkat, Kakan Kemenag, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan
  • Para Camat se-Kabupaten Langkat

Inti Pidato Kenegaraan Presiden

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan laporan kinerja pemerintahan menjelang HUT ke-81 Republik Indonesia dengan tema Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur. Pidato memaparkan capaian strategis, kebijakan kemandirian ekonomi, ketahanan pangan, serta energi.

Di sektor pangan, pemerintah menyatakan capaian swasembada delapan komoditas:

  • Beras
  • Jagung
  • Gula konsumsi
  • Daging ayam
  • Telur ayam
  • Cabai besar
  • Cabai rawit
  • Bawang merah

Untuk energi, pemerintah mendorong swasembada melalui implementasi biodiesel B50 berbahan baku kelapa sawit dan pengembangan proyek energi nasional. Presiden juga menegaskan keberlanjutan program prioritas seperti Program Makanan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Presiden merinci empat pedoman utama Kabinet Merah Putih:

  1. Menjaga dan melaksanakan amanat UUD 1945.
  2. Melindungi kepentingan inti nasional dan memanfaatkan kekayaan untuk kemakmuran rakyat.
  3. Mengatasi kesulitan rakyat dengan cepat.
  4. Menempatkan kepentingan rakyat sebagai orientasi utama, termasuk untuk generasi mendatang.

Pada aspek kinerja, tercatat selama 663 hari pemerintahan telah dilaksanakan 121 kebijakan transformatif. Di bidang ekonomi, pertumbuhan mencapai 5,45 persen pada semester I 2026, dan pemerintah optimistis bisa mencapai hingga 6 persen pada akhir tahun.

Respons Pemkab Langkat

Plt. Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti mengapresiasi capaian pemerintahan pusat dan menegaskan dukungan penuh Pemkab Langkat terhadap arah kebijakan tersebut. Ia menekankan pentingnya kolaborasi agar program pusat terasa manfaatnya di tingkat daerah.

Pemkab Langkat terus mendukung pembangunan bangsa di berbagai sektor sesuai arahan Presiden dan Pemerintah Pusat. Kita akan terus berkolaborasi dan memastikan program pembangunan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat

Mari jadikan peringatan Hari Kemerdekaan ke-81 ini momentum untuk meningkatkan semangat meneruskan perjuangan para pahlawan dengan kerja keras, persatuan, dan gotong royong

Implikasi dan langkah ke depan

Rapat paripurna ini menjadi momentum memperkuat sinergi antara Pemkab Langkat, DPRD, dan seluruh elemen daerah. Ke depan, Pemkab harus menyesuaikan program daerah agar selaras dengan kebijakan pusat dan menyasar kebutuhan masyarakat, terutama lapisan bawah.

Penyesuaian kebijakan yang cepat dan kolaboratif di daerah diharapkan mempercepat realisasi manfaat program nasional bagi masyarakat Langkat.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait