Lokal

Kurir Bawa Sabu 928 Gram Ditangkap di Bandara Kualanamu

Bagikan:
Ilustrasi pengungkapan penyelundupan sabu di Bandara Kualanamu

Deliserdang — Satresnarkoba Polresta Deliserdang menggagalkan upaya penyelundupan sabu seberat 928 gram bruto yang hendak dibawa ke Jakarta. Seorang kurir berinisial S alias Alim (50), warga Kecamatan Hamparan Perak, ditangkap di Bandara Internasional Kualanamu pada Rabu (2/9) dini hari.

Penangkapan di pintu masuk bandara

Kasat Reserse Narkoba Kompol Dr. Ferry Kusnadi menjelaskan pengungkapan bermula dari informasi masyarakat sekitar pukul 04.30 WIB. Petugas Subnit I Unit I Satresnarkoba bersama Avsec kemudian melakukan penyekatan di pintu masuk bandara sekitar pukul 05.00 WIB.

"Menindaklanjutinya, personel Subnit I Unit I Satresnarkoba bersama Avsec melakukan penyekatan di pintu masuk bandara sekitar pukul 05.00 WIB,"

Petugas mencurigai gerak-gerik S. Setelah memeriksa boarding pass, petugas langsung meringkus kurir tersebut.

Barang bukti dan pengakuan

Hasil penggeledahan menemukan 9 bungkus plastik bening berukuran besar yang disembunyikan di bagian selangkangan. Setelah diuji, isi paket itu dinyatakan positif sabu dengan total berat 928 gram bruto.

"Pelaku mengaku disuruh membawa sabu ini ke Jakarta. Dia dijanjikan upah Rp30 juta,"

Dari pemeriksaan awal, S mengaku menerima barang dari seseorang di kawasan underpass Jalan Ring Road. Pengiriman tersebut menurut pengakuannya atas perintah seseorang berinisial AMI, yang kini masih diburu polisi.

Tindak lanjut penyidikan dan imbauan

S beserta barang bukti telah diamankan di Satresnarkoba Polresta Deliserdang. Penyidik terus mendalami jaringan dan mengejar pelaku lain yang terkait pengiriman ini.

"Kami apresiasi peran masyarakat. Ini bentuk komitmen kami. Kami imbau jangan ragu melapor jika tahu ada peredaran," tegas Ferry.

Polresta menegaskan komitmen pemberantasan peredaran narkoba di wilayahnya dan meminta dukungan masyarakat untuk memberikan informasi yang dapat mempercepat penindakan.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait