Ketua Kwarcab Batu: Kepemimpinan Pramuka soal Pengabdian, Bukan Kedudukan
Batu — Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Batu, Punjul Santoso, menegaskan kepemimpinan harus berbasis pengabdian dan manfaat bagi masyarakat. Pernyataan itu disampaikan saat pengukuhan 13 pengurus Dewan Kerja Cabang (DKC) Kota Batu masa bhakti 2025–2030 pada Kamis malam, 13 Agustus 2026, di Balai Kecamatan Junrejo.
Pelantikan dan pesan utama
Pelantikan menghadirkan pengurus muda yang dipilih untuk membawa program kepanduan ke generasi berikutnya. Punjul menekankan jabatan bukan tujuan akhir, melainkan sarana untuk memberi pengaruh positif. Ia meminta para pengurus baru fokus pada dampak nyata di masyarakat.
"Ingat, kepemimpinan bukan tentang kedudukan, tapi tentang pengabdian. Bukan tentang dihormati, tetapi tentang memberi manfaat. Dan bukan tentang lama menjabat, tetapi seberapa besar dampak yang ditinggalkan," tegas Punjul.
Tanggung jawab dan tantangan generasi muda
Menurut Punjul, 13 pengurus DKC yang dilantik adalah putra-putri terbaik Kota Batu. Mereka diberi tugas memperbarui aktivitas Pramuka agar relevan dengan perkembangan zaman. Tantangan generasi muda dinilai terus berubah, sehingga kegiatan rutin tidak lagi cukup.
Punjul meminta program kepanduan lebih adaptif dan inovatif. Kegiatan harus memberi manfaat sosial dan membangun karakter. Tujuannya agar anggota Pramuka tidak hanya mahir organisasi, tetapi juga peduli pada persoalan sekitar.
"Kalian bukan hanya penerus, tetapi juga menjadi harapan bagi tumbuhnya generasi muda yang tangguh, berkarakter, dan memiliki semangat pengabdian yang tulus kepada bangsa dan Kota Batu," ujar Punjul.
Janji Trisatya harus diterapkan
Punjul mengingatkan agar pengucapan Janji Trisatya tidak sekadar seremoni pelantikan. Pernyataan itu harus diterjemahkan menjadi praktik sehari-hari. Para pengurus diminta menjadi teladan dalam perkataan dan tindakan.
"Jadilah teladan, jadilah cahaya yang mampu menerangi lingkungan sekitar. Bukan hanya dalam kata, tetapi juga dalam perbuatan nyata," pesannya.
Penguatan peran Pramuka dan penutup
Pelantikan juga menjadi momentum memperkuat peran Pramuka di era modern. Punjul mengajak pemangku kepentingan memperkuat kolaborasi agar program kepanduan di Kota Batu lebih inovatif. Ia menilai organisasi tetap relevan jika mampu menjadi ruang pembelajaran karakter, kepemimpinan, dan kepedulian sosial.
Acara pelantikan dirangkaikan dengan pengucapan ulang janji dalam rangka HUT Pramuka ke-65, pemberian penghargaan, dan pembagian hadiah bagi sekolah berprestasi di Kecamatan Junrejo. Punjul memberi apresiasi kepada pengurus periode sebelumnya atas dedikasi mereka.
Regenerasi menurutnya bukan sekadar pergantian nama, tetapi proses menyiapkan pemimpin yang bekerja dengan ketulusan dan meninggalkan manfaat bagi masyarakat.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
Puan: Keberhasilan APBN Diukur dari Dampak pada Rakyat
Puan Maharani: keberhasilan APBN tidak ditentukan oleh besar anggaran, tapi oleh seberapa jauh anggaran meng...
DPRD Madiun Minta Pemda Cari Terobosan Dongkrak Ekonomi
Ketua DPRD Madiun minta pemda cari terobosan dorong ekonomi lokal meski anggaran terbatas dengan memaksimalk...
Ketua Komisi E: Negara Perkuat Subsidi Pendidikan di Jatim
Ketua Komisi E DPRD Jatim, Sri Untari, minta negara perkuat subsidi pendidikan agar biaya tak menghalangi an...
DPRD Magetan Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden 2026
DPRD Magetan menggelar Rapat Paripurna Istimewa (14/8/2026) untuk mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden da...
Bupati Bangkalan: Jaga Persatuan Bangsa di Tengah Tantangan Ruang Digital
Bupati Bangkalan Lukman Hakim mengingatkan bahaya polarisasi di ruang digital dan menyerukan peningkatan lit...
DPRD Jatim Minta Data dan Pengawasan Ketat untuk MBG dan KDMP
Deni Wicaksono minta capaian MBG dan KDMP diuji data faktual, buka data lengkap, dan diawasi ketat agar manf...