Kemenekraf Dukung Pengembangan Talenta Gim Nasional lewat ASIED
Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) memperkuat pengembangan talenta industri gim nasional melalui dukungan ke National Championships Grand Finale American Spaces Indonesia Esports Development (ASIED) pada Minggu, 19 Juli 2026. Langkah ini bertujuan membuka akses pembelajaran dan peluang karier di ekosistem esports di seluruh Indonesia.
Dukungan Kemenekraf dan fokus program
Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menekankan ASIED bukan semata kompetisi. Program ini menyediakan rangkaian workshop, masterclass, dan pendampingan selama enam bulan untuk membekali peserta dengan keterampilan praktis di industri kreatif.
"Yang saya sukai dari ASIED adalah program ini bukan hanya tentang kompetisi. Tetapi juga tentang belajar, membangun kepercayaan diri, dan menciptakan peluang," kata Teuku Riefky.
Menurut Riefky, pengembangan talenta perlu pendekatan holistik yang menyiapkan peserta untuk berbagai peran dalam industri.
Ragam peluang karier di ekosistem esports
ASIED dirancang memperkenalkan berbagai jalur karier di luar profesi atlet gim. Program memberi wawasan praktis terkait pekerjaan yang kini tumbuh seiring industri esports.
- Manajemen acara dan operasional gim
- Penyiaran dan caster
- Desain grafis dan pembuatan konten
- Pemasaran serta pengelolaan komunitas
Acting Country Public Affairs Officer Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta, Abraham Lee, menyatakan ASIED bertujuan mengenalkan peserta pada peluang-peluang tersebut dan memperluas pemahaman tentang ekosistem esports sebagai bagian dari ekonomi kreatif.
Jangkauan program dan kolaborasi
Program ini hasil kolaborasi antara Kemenekraf, Kedutaan Besar Amerika Serikat, American Spaces Indonesia, Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI), Yayasan Odong Prestasi Indonesia, dan Akademi Garudaku. Melalui jaringan American Corner, ASIED telah menjangkau lebih dari 1.200 peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
- Kemenekraf
- Kedutaan Besar Amerika Serikat
- American Spaces Indonesia
- PB ESI
- Yayasan Odong Prestasi Indonesia
- Akademi Garudaku
Langkah ke depan
Kemenekraf menyatakan akan terus memperluas akses ruang belajar dan creative hub melalui kolaborasi dengan mitra-mitra lokal dan internasional. Tujuannya mendorong lahirnya lebih banyak talenta yang siap bekerja di berbagai segmen industri gim nasional.
Dengan pendekatan pendidikan dan pembinaan yang terstruktur, program seperti ASIED diharapkan menjadi jalur penting dalam mencetak tenaga kerja kreatif yang kompeten dan meningkatkan kontribusi sektor esports pada perekonomian kreatif Indonesia.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
MenPPPA Pastikan Penanganan Perundungan Anak di Tangsel
MenPPPA Arifah Fauzi pastikan penanganan dugaan perundungan anak di Tangerang Selatan prioritaskan keamanan,...
Komdigi Minta Operator Ubah Paket Non-Rollover
Komdigi minta operator segera ubah paket non-rollover agar sisa kuota dilindungi secara ekonomi, bukan hanya...
Komdigi: Notifikasi Tak Cukup Lindungi Sisa Kuota Internet
Komdigi menilai notifikasi belum cukup untuk melindungi sisa kuota internet; beberapa operator masih mengand...
DJKI Perkuat Merek Kolektif untuk Perluas Akses Pasar Regional
DJKI mendorong pemanfaatan merek kolektif lewat ASEAN-HKC untuk memperluas akses pasar regional; tercatat 87...
KPAI Minta Pengawasan Ketat untuk Program MBG 3B
KPAI mendesak pengawasan ketat pada Program MBG 3B agar makanan untuk bumil, busui, dan balita aman, bermutu...
Pemerintah Targetkan Revisi UU LLAJ Rampung 2026
Pemerintah menyerahkan 1.200 DIM RUU LLAJ ke DPR dan menargetkan revisi diselesaikan pada 2026 agar dapat di...