Lokal

Truk Diduga Rem Blong di Kotapinang, 2 Tewas 11 Luka

Bagikan:
Truk ekspedisi berhenti di depan rumah makan setelah menabrak minibus, motor, dan lapak di Kotapinang

Kotapinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan — Sebuah truk ekspedisi Mitsubishi Fuso diduga mengalami rem blong dan menabrak minibus, lapak pedagang, serta deretan sepeda motor di Jalan Jenderal Sudirman, Sabtu malam (4/7). Akibat peristiwa itu, 13 orang menjadi korban: dua orang meninggal dan 11 lainnya dirawat di rumah sakit.

Kronologi kejadian

Peristiwa terjadi sekitar pukul 23.00 WIB. Truk bernomor polisi BK 8109 LY melaju dari arah Medan menuju Bagan Batu, Kabupaten Rokan Hilir. Saat melintas di Jalan Bukit yang menurun, pengemudi berinisial S diduga kehilangan kendali karena rem tidak berfungsi.

Untuk mengurangi potensi kecelakaan lebih luas, sopir mengarahkan truk ke sisi kiri jalan. Namun kendaraan terus melaju ke Jalan Sudirman dan menghantam sebuah minibus Toyota Calya yang sedang parkir, sebelum menabrak lapak dan sepeda motor lainnya lalu berhenti di depan sebuah rumah makan.

Korban dan kerusakan

Petugas mencatat dua korban meninggal berada di lokasi kejadian, terdiri atas laki-laki dan perempuan. Sebanyak 11 korban lain mengalami luka-luka dan saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit setempat.

  • Minibus yang ditabrak: Toyota Calya dan Toyota Agya
  • Sepeda motor yang rusak: enam unit
  • Lapak dagangan rusak: gerobak nasi goreng, dagangan TST, dan gerobak sate

Salah satu pedagang yang berada di lokasi, Agus, menceritakan pengalamannya saat truk melintas.

"Truknya dari arah Medan. Saat itu saya melihat truk menabrak mobil Agya. Saya melompat dan menyelamatkan anak saya. Gerobak satenya nggak apa-apa, tapi becak saya hancur ditabrak truk."

Penanganan dan penyelidikan

Personel Satuan Lalu Lintas Polres Labuhanbatu Selatan dan Unit Lantas Polsek Kotapinang segera dikerahkan ke lokasi. Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara dan memasang garis polisi untuk mengamankan area.

Pagi hari sekitar pukul 08.00 WIB, seluruh kendaraan yang terlibat dievakuasi dari lokasi. Data awal di lapangan menunjukkan sejumlah kerusakan pada kendaraan dan kios pedagang.

Sampai berita ini ditulis, kepolisian belum mengeluarkan keterangan resmi terkait penyebab kecelakaan. Kasat Lantas Polres Labuhanbatu Selatan, AKP Yustina, belum memberikan jawaban saat dihubungi melalui telepon.

Polisi menyatakan penyelidikan masih berjalan untuk memastikan penyebab pasti dan menindaklanjuti proses hukum serta prosedur evakuasi dan pertolongan kepada korban.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait