Lokal

Polsek Siantar Martoba Tanggap Laporan KDRT di Naga Pitu

Bagikan:
Polisi mengevakuasi dan merespon laporan KDRT di Siantar Martoba

Polsek Siantar Martoba merespons cepat laporan dugaan KDRT pada Kamis (14/5) di Jalan Duku Raya, Perumahan Asido, Kelurahan Naga Pitu, Kecamatan Siantar Martoba. Laporan masuk melalui Call Center 110 Polres Siantar dan langsung diteruskan ke piket Polsek, yang kemudian mendatangi lokasi untuk olah tempat kejadian perkara (TKP).

Respons polisi dan kronologi

Setibanya di TKP, personel piket melakukan pemeriksaan awal terhadap pelapor dengan inisial HN. Pelapor menyatakan terjadi pemukulan dan pengancaman yang dilakukan oleh anak terhadap orangtuanya.

"Ketika tiba di TKP personel piket Polsek Siantar Martoba melakukan interogasi awal terhadap pelapor HN yang menyebutkan telah terjadi pemukulan dan pengancaman dari anak terhadap orangtuanya,"

kata Iptu Agustina Triyadewi, PS Kasi Humas Polres Siantar.

Kondisi terduga pelaku

Penyelidikan awal mengungkap bahwa terduga pelaku memiliki riwayat gangguan mental. Menurut keterangan, yang bersangkutan pernah mendapat perawatan di rumah sakit jiwa. Informasi ini menjadi pertimbangan pihak kepolisian saat menilai langkah penanganan selanjutnya.

Penyelesaian dan tindak lanjut

Setelah pemeriksaan awal, pelapor HN memilih penyelesaian secara kekeluargaan. Pelapor juga meminta bantuan pihak kepolisian untuk membawa terduga pelaku ke dinas sosial agar mendapatkan penanganan yang sesuai.

"Akhirnya, pelapor HN sepakat dugaan KDRT itu penyelesaiannya secara kekeluargaan dan memohon untuk membantu membawa terduga pelaku ke dinas sosial,"

ujarnya.

Polsek Siantar Martoba mencatat bahwa langkah selanjutnya akan mengikuti permintaan pelapor dan koordinasi dengan instansi terkait. Kasus ini menyoroti pentingnya sinergi antara penegak hukum, layanan kesehatan jiwa, dan dinas sosial dalam menangani masalah kekerasan yang melibatkan orang dengan gangguan mental.

J
Penulis
John Doe

No bio yet 😊

Berita Terkait

Komentar (0)

Komentar akan ditinjau sebelum ditampilkan.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!