BRIN Kembangkan Katalis Biochar Nikel untuk Net Zero
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengembangkan katalis biochar berbasis nikel yang didekorasi silika untuk meningkatkan konversi CO₂ menjadi produk bernilai guna. Temuan ini dipaparkan dalam webinar daring pada Jumat, 12 Juni 2026, sebagai bagian upaya mendukung target Net Zero Emission (NZE).
Inovasi dan tujuan penelitian
Penelitian dipimpin oleh Wiyanti Fransisca Simanullang dari Pusat Riset Katalisis BRIN. Tim menargetkan reaksi hidrogenasi CO₂ menjadi metana, karbon monoksida, atau alkohol yang bernilai ekonomi. Tujuannya jelas: mengubah emisi menjadi sumber energi dan bahan kimia ramah lingkungan.
Metode: nikel plus dekorasi silika
Alih-alih logam mulia seperti paladium atau platinum, BRIN memilih logam non-mulia nikel (Ni) untuk menekan biaya. Untuk meningkatkan performa nikel, tim menerapkan metode dekorasi silika yang membentuk lapisan pelindung pada permukaan katalis.
Struktur silika menjaga partikel nikel tetap stabil, terdispersi merata, dan tidak mudah menggumpal pada suhu operasi tinggi. Kondisi ini memungkinkan katalis memutus ikatan kuat molekul CO₂ lebih efektif.
Hasil uji laboratorium dan karakterisasi
Pengujian menggunakan fixed-bed reactor menunjukkan peningkatan performa signifikan. Karakterisasi material dilakukan dengan HR-TEM, XPS, dan XAS berbasis sinkrotron. Analisis menemukan bahwa silika mendorong oksidasi besi (Fe) sebagai lapisan pelindung sehingga nikel tetap dalam fase aktif.
Karbon dioksida merupakan senyawa yang sangat stabil secara termodinamika sehingga sulit dikonversi. Tantangan terbesar kami adalah merancang material katalis yang aktif sekaligus ekonomis untuk mengubah CO₂ menjadi produk yang lebih bermanfaat.
Tim juga melaporkan kondisi interaksi optimal antara nikel dan hidrogen pada bilangan gelombang 106,0 cm⁻¹, yang berperan sebagai penentu laju reaksi (rate-determining step). Sistem monometalik nikel yang didekorasi silika memberikan performa terbaik untuk hidrogenasi CO₂ pada suhu rendah.
Temuan kami menunjukkan bahwa dekorasi silika mampu mempertahankan fase reduksi logam nikel yang menjadi kunci dalam memutus ikatan kuat karbon dioksida. Hal ini menghasilkan performa hidrogenasi yang lebih baik, terutama pada suhu rendah.
Rencana hilirisasi dan pemanfaatan bahan lokal
Sebagai langkah hilirisasi, BRIN menyusun peta jalan yang dimulai dari optimalisasi sintesis karbon menggunakan bahan baku lokal berkelanjutan. Tahap awal memakai limbah kulit kemiri (candlenut shell) sebagai sumber biochar.
- Optimalisasi sintesis biochar dari limbah kulit kemiri
- Skalasi produksi untuk uji pilot dan produksi metanol cair
- Pengembangan katalis bebas logam berbasis nitrogen-doped biochar
Dengan pendekatan ini, BRIN tidak hanya menawarkan solusi teknis untuk mengurangi emisi karbon, tetapi juga membuka peluang nilai tambah dari limbah biomassa lokal. Kolaborasi dengan mitra strategis akan diprioritaskan untuk mempercepat hilirisasi dan komersialisasi teknologi, sehingga berkontribusi pada ekonomi hijau dan pencapaian target NZE nasional.
Berita Terkait
Denny JA: Lahirnya Pekerja Digital yang Rentan di Era Algoritma
Denny JA menyebut lahirnya 'pekerja digital yang rentan' akibat kapitalisme algoritma dan mendesak regulasi...
BRIN Terapkan Hybrid Eco-Engineering Lindungi Pantura Jawa
BRIN mengusung Hybrid Eco-Engineering dengan BRINlock dan integrasi mangrove untuk demplot breakwater di Bek...
Meta: Penyebab Instagram dan Facebook Down Global
Meta menyatakan gangguan Instagram dan Facebook pada 13 Juni 2026 disebabkan kesalahan konfigurasi jaringan...
WU Hub Luncurkan Futurepreneur Lab 2026 untuk Validasi Pasar Startup
WU Hub meluncurkan Futurepreneur Lab 2026 untuk membantu 20 startup kampus memvalidasi pasar dan memperkuat...
IWA 2026 Soroti Kepercayaan Digital di Era Ancaman AI
IWA 2026 menekankan pentingnya kepercayaan digital di tengah ancaman siber berbasis AI dan memperbarui krite...
AstroPix: NASA Kembangkan Detektor Sinar Gamma untuk Uji Orbit
NASA akan menguji prototipe detektor sinar gamma AstroPix pada misi Fly Foundational Robots akhir 2027 untuk...