Musk Bisa Jadi Triliuner Saat SpaceX IPO
Elon Musk berpeluang menjadi orang pertama dengan kekayaan triliunan dolar saat initial public offering SpaceX berlangsung Jumat. Investor tampak siap menebus 555,6 juta saham yang ditawarkan, sehingga perusahaan diperkirakan bisa mengumpulkan sekitar $75 miliar. Langkah ini memicu sorotan terhadap ambisi perusahaan sekaligus catatan kerugian operasionalnya.
Target IPO dan nilai yang diincar
Penawaran umum perdana SpaceX diperkirakan akan melampaui rekor IPO sebelumnya. Jika berhasil, jumlah dana yang diraih diperkirakan jauh melampaui rekor Saudi Aramco yang mengumpulkan $26 miliar pada 2019. Para investor lembaga maupun ritel bersedia mengambil risiko untuk mendukung visi jangka panjang perusahaan.
Ambisi besar, kebutuhan pendanaan
SpaceX memiliki ambisi ambisius, termasuk misi kolonisasi Mars, pembangunan pangkalan luar angkasa, dan peluncuran pusat data orbit berukuran lapangan sepak bola. Untuk merealisasikan rencana tersebut, perusahaan memerlukan suntikan modal besar. Antara awal 2025 hingga 31 Maret 2026, SpaceX melaporkan kerugian sebesar $8,7 miliar.
Jejak kekayaan Musk
Musk membangun kekayaannya melalui penjualan Zip2 dan PayPal, yang memberinya modal sekitar $200 juta. Uang itu dipakai untuk mendirikan SpaceX dan mengembangkan Tesla. Seiring kenaikan harga saham Tesla, kekayaannya melonjak signifikan—Forbes memperkirakan nilai kekayaan Musk mencapai $982,6 miliar menjelang debut pasar SpaceX.
Kontroversi dan kekhawatiran investor
Tidak semua pihak menyambut IPO ini tanpa kecemasan. Beberapa dana pensiun mewakili pekerja publik mengirim surat kritis ke perusahaan. Mereka menyoroti struktur saham dengan super-voting shares, klausul arbitrase wajib untuk sengketa pemegang saham, dan tingkat kendali yang dimiliki Musk.
- Kekhawatiran atas pengawasan regulator dan keterlibatan Musk di berbagai perusahaan.
- Kontroversi kompensasi dan kritik lembaga internasional terhadap paket gaji yang diterima Musk di masa lalu.
- Kerugian operasional yang besar dalam periode terakhir.
Dampak pasar dan prospek ke depan
Nasdaq sudah merevisi aturan untuk mempercepat masuknya saham SpaceX ke dana indeks dalam 15 hari setelah pencatatan. Hal ini berpotensi memperluas paparan investor terhadap perusahaan secara pesat. Selain itu, SpaceX dipandang sebagai yang pertama dari tiga perusahaan teknologi besar yang berencana melantai; Anthropic dan OpenAI juga disebut-sebut akan mengikuti.
Keberhasilan IPO akan sangat bergantung pada kepercayaan pasar terhadap visi jangka panjang perusahaan dan pada figur Musk sendiri. Selain peluang nilai pasar yang besar, publik dan investor kini menimbang antara potensi keuntungan besar dan risiko tata kelola serta beban kerugian yang harus ditanggung perusahaan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
PPKS dan BPDP Perkenalkan Kelapa Sawit ke Siswa SD di Medan
PPKS dan BPDP mengajak siswa SD di Medan belajar kelapa sawit lewat kunjungan edukatif dan praktik di fasili...
Tahun Baru Mars 2026: Planet Merah Mulai Putaran Baru
Planet Mars resmi memasuki tahun baru pada 30 Sep 2026; satu tahun Mars setara sekitar 687 hari Bumi dan ter...
Crew-13 Meluncur ke ISS, Empat Astronot Gabung Ekspedisi 75
NASA dan SpaceX meluncurkan Crew-13 ke ISS pada 1 Oktober 2026; empat astronaut dijadwalkan bergabung dengan...
Teleskop Roman Tangkap Cahaya Pertama dari Awan Magellan Besar
Nancy Grace Roman lulus uji pandu presisi dan Coronagraph-nya menangkap cahaya pertama dari Awan Magellan Be...
Kemkomdigi Perketat Pengawasan Ruang Digital, Takedown Konten Krusial 4 Jam
Kemkomdigi memperketat pengawasan ruang digital dengan takedown konten krusial maksimal 4 jam dan mengajak p...
Keuntungan dan Risiko Investasi Emas, Harga Terbaru
Harga emas Pegadaian terkoreksi 29 Sept 2026; emas tetap jadi pilihan lindung nilai namun punya risiko seper...