KA Pandalungan 2 Operasi Gambir–Jember dengan Diskon 30%
KA Pandalungan 2 mulai beroperasi pada 18 Juni 2026 dengan diskon tiket 30 persen untuk rute pulang-pergi Gambir–Jember. Layanan ini ditujukan untuk memperkuat konektivitas Tapal Kuda dan kota-kota lintas utara Jawa, sekaligus mendukung mobilitas wisata dan bisnis.
Jadwal dan rute
Kereta relasi Jember–Gambir ini dijadwalkan berangkat dari Stasiun Jember pukul 09.05 WIB dengan nomor perjalanan KA 7049 dan tiba di Stasiun Gambir pukul 22.03 WIB. Rute sebaliknya tercatat sebagai KA 7050, berangkat dari Gambir pukul 09.25 WIB dan tiba di Jember pukul 23.20 WIB.
Tujuan dan penjualan tiket
KAI menyediakan pilihan perjalanan ini untuk memfasilitasi peningkatan mobilitas warga, baik untuk urusan bisnis maupun liburan keluarga. Pemesanan tiket sudah tersedia melalui aplikasi resmi Access by KAI.
Alasan penambahan layanan
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyatakan penambahan layanan memperluas opsi perjalanan pelanggan pada lintas Jakarta–Jember. Ia menilai relasi ini strategis karena menghubungkan Jakarta dengan kota-kota penting di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.
"KA Pandalungan 2 kami hadirkan untuk memperluas pilihan perjalanan pelanggan pada lintas Jakarta–Jember. Relasi ini memiliki peran strategis karena menghubungkan Jakarta dengan Jember serta berbagai kota penting...,"
Performa dan data penumpang
Kinerja layanan sebelumnya menunjukkan angka positif. Sepanjang 2025, KA Pandalungan melayani 409.200 pelanggan. Pada periode Januari–Mei 2026, jumlah penumpang tercatat 173.977, naik dari 165.197 pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Timur melaporkan perjalanan wisatawan nusantara mencapai 217,20 juta sepanjang 2025. Kabupaten Jember sendiri menerima 540.368 kunjungan wisatawan nusantara pada Januari 2026.
Dampak ekonomi dan pariwisata
Anne menilai penambahan rute akan memperkuat akses ke destinasi wisata, pusat pendidikan, dan kawasan ekonomi di sekitar Tapal Kuda. Ia menuturkan layanan baru juga membuka ruang pertumbuhan bagi ekonomi lokal di setiap pemberhentian.
"KA Pandalungan 2 memperkuat peran kereta api sebagai penghubung mobilitas antardaerah, sekaligus membuka ruang pertumbuhan bagi ekonomi lokal di sekitar stasiun,"
Data Hotel menunjukkan tingkat hunian kamar di Jember pada Juli 2025 sebesar 46,64 persen, indikasi adanya ruang untuk peningkatan kunjungan wisatawan melalui moda kereta api.
Pesan KAI
Executive Vice President Corporate Secretary KAI, Wisnu Pramudya, menegaskan komitmen layanan yang aman dan nyaman. Ia berharap KA Pandalungan 2 memperkuat konektivitas Jakarta–Jember dan mendukung aktivitas wisata, pendidikan, serta perdagangan daerah.
"Melalui KA Pandalungan 2, KAI terus menghadirkan layanan yang aman, nyaman, dan relevan dengan kebutuhan mobilitas masyarakat,"
Layanan baru ini diharapkan memberi pilihan waktu keberangkatan lebih fleksibel bagi penumpang dan mendukung peningkatan mobilitas antardaerah di Pulau Jawa.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
HPE Emas Naik 0,65% jadi USD131.777,67 per kg
Kemendag tetapkan HPE emas periode 15-31 Agustus 2026 naik 0,65% menjadi USD131.777,67/kg, dipicu suku bunga...
Harga Emas Antam Stabil 16 Agustus 2026, Cek Daftar Lengkap
Harga emas Antam stabil pada 16 Agustus 2026; daftar lengkap harga jual dan buyback per ukuran tercatat tida...
Pelanggan KAI Tembus 307,86 Juta Jan–Jul 2026
PT KAI layani 307,86 juta penumpang Jan–Jul 2026, naik 8,32%; perusahaan genjot PLTS dan target pengurangan...
KAI Siapkan 1.232 Hunian Terjangkau di TOD Manggarai
KAI menyiapkan 1.232 hunian terjangkau di TOD Manggarai pada Blok F dan G; peletakan batu pertama dijadwalka...
MyPertamina Pasar Rakyat di GBK, 16-17 Agustus 2026
PT Pertamina Patra Niaga menggelar MyPertamina Pasar Rakyat di Hutan Kota GBK 16-17 Agustus 2026; bazaar UMK...
Desa Bugisan Kembangkan Wisata Budaya, Pendapatan Naik 56%
Desa Bugisan, Klaten, tingkatkan pendapatan wisata 56,3% jadi Rp767 juta lewat pengembangan seni, UMKM, dan...