Lokal

Pemkab Taput Percepat Pembangunan Jogging Track Siborongborong

Bagikan:
Lapangan Mini Siborongborong dan area perencanaan jogging track

TARUTUNG — Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara mempercepat pembangunan jogging track di Lapangan Mini Siborongborong pada Tahun Anggaran 2026. Keputusan itu diambil untuk memperluas ruang aktivitas olahraga masyarakat dan mendorong pola hidup sehat.

Percepatan proyek dan rapat koordinasi

Percepatan pembangunan dibahas dalam rapat koordinasi di Kantor Camat Siborongborong, Senin (2/11/2026). Rapat dipimpin Wakil Bupati Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan M.Eng dan melibatkan anggota DPRD serta perangkat daerah terkait.

Peserta rapat meliputi antara lain:

  • Anggota DPRD Tapanuli Utara Tohonan L. Toruan, Suwanto Hutasoit, dan Jan David Silalahi
  • Staf Ahli Bupati, Inspektur Daerah, dan Kepala Dinas Pariwisata
  • Kabag Hukum, Kabag Administrasi Pembangunan, Camat Siborongborong
  • Perwakilan BKAD, tim teknis Perkim, serta konsultan perencana dan pengawas

Aspek teknis dan keputusan penting

Dalam pembahasan, aspek teknis mendapat perhatian untuk memastikan fungsi utama lapangan sebagai sarana olahraga tidak terganggu. Hasil kajian teknis memastikan dimensi lapangan sepak bola tetap sesuai standar nasional sehingga dapat digunakan untuk pertandingan dan pembinaan atlet.

Untuk keselamatan pemain, rapat menyepakati penghilangan struktur kanstin pada bagian dalam jalur jogging track agar meminimalkan risiko cedera. Camat juga diminta menggerakkan gotong royong untuk membersihkan dan membabat semak di lahan belakang tribun dengan lebar sekitar 7–8 meter.

Terkait lahan yang beririsan dengan aset Kementerian Kehakiman, Pemkab menunggu hasil pengukuran ulang Badan Pertanahan Nasional (BPN). Pembongkaran bangunan tidak akan dilakukan sampai seluruh prosedur hukum dan administrasi selesai.

Dorong budaya hidup sehat

Wakil Bupati Deni Parlindungan Lumbantoruan menegaskan bahwa pembangunan jogging track harus memberi manfaat nyata bagi masyarakat tanpa mengesampingkan fungsi utama lapangan. Fasilitas publik perlu dirancang terpadu agar dapat dimanfaatkan berbagai kelompok untuk jogging, berjalan kaki, maupun aktivitas kebugaran lain.

Pembangunan akan memperhatikan aspek keselamatan, kualitas konstruksi, dan kenyamanan pengguna agar fasilitas tahan lama dan berguna dalam jangka panjang.

Rencana pengembangan 2027

Pembenahan Lapangan Mini Siborongborong akan berlanjut pada Tahun Anggaran 2027 dengan perencanaan menyeluruh. Rangka kerja yang direncanakan meliputi:

  • Peremajaan rumput lapangan
  • Pembangunan toilet dan ruang ganti
  • Penataan area parkir dan pembukaan akses masuk di belakang tribun
  • Pemasangan pagar keliling kawasan
  • Pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di samping gudang pemadam kebakaran

Langkah awal termasuk penyuratan dan dialog persuasif dengan warga sekitar serta pihak terkait dengan bangunan eks hamente.

Dampak dan harapan

Melalui pembenahan bertahap, Pemkab berharap Lapangan Mini Siborongborong berkembang menjadi kawasan olahraga dan ruang publik yang lebih representatif, aman, dan nyaman. Pembangunan diharap mendorong partisipasi masyarakat dalam kegiatan kebugaran dan meningkatkan kualitas fasilitas publik di wilayah tersebut.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait