Jatmiko Gelar Jalan Sehat dan Senam Massal Peringati Bulan Bung Karno
Tulungagung — Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Tulungagung, Jatmiko Dwijo Seputro, menggelar jalan sehat dan senam massal di Lapangan Desa Gandong, Kecamatan Bandung, pada Minggu (5/7/2026). Kegiatan itu digelar dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno 2026 dan menghidupkan nilai perjuangan, nasionalisme, serta semangat berdikari yang diwariskan Bung Karno.
Rangkaian kegiatan dan antusiasme warga
Ratusan peserta memadati lapangan Desa Gandong sejak pagi. Acara berlangsung lancar, aman, dan penuh kehangatan. Selain olahraga bersama, kegiatan dimanfaatkan untuk memperkuat rasa persatuan dan gotong royong antarwarga.
Jatmiko menilai tingginya partisipasi masyarakat menjadi bukti bahwa nilai-nilai kebangsaan masih terpelihara meski menghadapi berbagai tantangan.
“Terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah hadir dan berpartisipasi. Semoga kebersamaan ini menjadi energi untuk terus melanjutkan perjuangan Bung Karno dalam kehidupan sehari-hari dengan menjaga persatuan, memperkuat gotong royong, dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama,”
Makna Bulan Bung Karno
Jatmiko mengingatkan bahwa peringatan Bulan Bung Karno bukan sekadar agenda tahunan. Menurutnya, peringatan itu harus menjadi ruang refleksi untuk mengenang perjuangan para pendiri bangsa, terutama Ir. Soekarno.
Ia juga menekankan pentingnya mengamalkan nilai Pancasila dan cinta tanah air dalam praktik sehari-hari.
- 1 Juni — Hari Lahir Pancasila (1945)
- 6 Juni — Hari Lahir Bung Karno (1901)
- 21 Juni — Wafat Bung Karno (1970)
Pesan tokoh lokal
Samsul Huda, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung, yang hadir dalam kegiatan, mengatakan olahraga adalah bagian dari upaya membangun bangsa. Ia menekankan hubungan antara kesehatan dan produktivitas nasional.
“Dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Karena itu, olahraga seperti jalan sehat dan senam massal bukan sekadar aktivitas fisik, tetapi juga menjadi sarana mempererat kebersamaan serta memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat,”
Samsul menambahkan bahwa ajaran Bung Karno tentang kedaulatan bangsa, kemandirian ekonomi, dan kepribadian kebudayaan tetap relevan untuk menghadapi dinamika zaman.
Tema dan harapan ke depan
Kegiatan mengangkat tema “Bersama Bung Karno Kita Lanjutkan Perjuangan Mewujudkan Indonesia yang Berdaulat, Mandiri, dan Berkepribadian.” Panitia berharap momentum ini mendorong kebiasaan hidup sehat sekaligus menumbuhkan kecintaan pada nilai-nilai kebangsaan.
Dengan semangat yang terjaga, penyelenggara berharap warisan Bung Karno tetap menjadi pijakan dalam menghadapi tantangan global dan memajukan kehidupan bermasyarakat.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
DPR Minta Pengusutan Tuntas Kekerasan Ibu terhadap Anak di Pamekasan
DPR minta polisi mengusut tuntas kasus kekerasan ibu terhadap anak di Pademawu, Pamekasan, termasuk pemeriks...
PDI Perjuangan: Perubahan APBD Sumenep Harus Pro Rakyat
Fraksi PDI Perjuangan minta Perubahan APBD Sumenep 2026 tetap berpihak pada rakyat meski PAD naik dan belanj...
Surabaya Minta Perlindungan untuk Pedagang Pasar Tradisional
DPRD Surabaya dan APPSI minta pemerintah lindungi pedagang pasar tradisional dari tekanan pasar modern, dari...
DPRD Jember Minta Pangkas Anggaran Rp2,8 Miliar untuk Stiker Bantuan
DPRD Jember minta Pemkab memangkas anggaran Rp2,8 miliar untuk stiker bantuan dan mengusulkan satu jenis sti...
Jaranan Hiasi Peringatan Kemerdekaan di Trenggalek
Ribuan warga menyaksikan pagelaran jaranan di halaman DPC PDI Perjuangan Trenggalek, 17 Agustus 2026, sebaga...
ASN Banyuwangi Berbagi daftarkan 1.144 pekerja informal ke BPJS
ASN Banyuwangi Berbagi mendaftarkan 1.144 pekerja informal ke BPJS Ketenagakerjaan pada 17 Agustus 2026 untu...