Pemprov Sumut Tindaklanjuti Perbaikan Jalan Batu Pane 2,5 km di Asahan
MEDAN — Pemerintah Provinsi Sumatera Utara akan menindaklanjuti permintaan perbaikan Jalan Batu Pane sepanjang 2,5 kilometer di Kabupaten Asahan. Keputusan itu disampaikan Gubernur Sumut setelah menerima kunjungan kerja Bupati Asahan pada Senin (18/5) di Kantor Gubernur Jalan Diponegoro.
Peninjauan lapangan jadi langkah awal
Gubernur menyatakan Pemprov akan melakukan peninjauan lapangan terlebih dahulu untuk memastikan kondisi riil jalan sebelum pembangunan dimulai. Langkah ini dinilai penting agar perencanaan sesuai dengan kebutuhan teknis di lokasi.
"Kami menyambut baik seluruh aspirasi dari Kabupaten Asahan. Pemprov Sumut akan segera mengkaji dan mengupayakan pembangunan jalan tersebut. Mengenai grand design yang diminta, akan segera dikoordinasikan agar semuanya terencana dengan baik,"
Ia menambahkan bahwa percepatan proyek bergantung pada proses administrasi dan ketersediaan anggaran. "Kalau memang bisa tahun ini kita kerjakan, ya sudah kita kerjakan segera. Dan saya minta semuanya dapat dikerjakan dengan kualitas yang baik," ujar Gubernur.
Dampak sosial-ekonomi akibat kerusakan
Bupati Asahan memaparkan kondisi darurat akibat kerusakan jalan. Menurutnya, rusaknya akses tersebut mengganggu aktivitas ekonomi warga sekitar dan menjadi hambatan distribusi barang dan jasa.
"Jalan ini sangat vital bagi masyarakat. Akibat kerusakan jalan tersebut, perekonomian masyarakat saat ini menjadi lumpuh,"
Karena itu, Pemkab Asahan mengusulkan perbaikan segera serta penyusunan grand design untuk memastikan solusi jangka panjang.
Usulan lain: pendidikan dan keamanan
Selain perbaikan jalan, Bupati juga mengajukan beberapa usulan prioritas lain kepada Pemprov. Rencana tersebut meliputi:
- Peresmian SMA Negeri Rahuning agar sekolah dapat menerima siswa baru setempat.
- Pembangunan akses untuk pos mercusuar yang difasilitasi Badan Keamanan Laut (Bakamla) untuk memantau Selat Malaka.
Usulan akses menuju lokasi mercusuar menjadi bagian dari kebutuhan infrastruktur penunjang yang perlu dikoordinasikan lintas instansi.
Proses selanjutnya
Pemprov akan memverifikasi hasil peninjauan dan menilai kelayakan anggaran sebelum menentukan waktu pelaksanaan. Jika administrasi memungkinkan, perbaikan jalan dapat direalisasikan tahun ini dengan prioritas pada kualitas pekerjaan.
Koordinasi lebih lanjut antara Pemprov Sumut dan Pemkab Asahan akan menentukan skala pekerjaan dan sumber pendanaan yang digunakan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Polres Humbahas Tanam 1,6 Ton Bawang Putih Dukung Swasembada
Polres Humbahas menanam 1,6 ton bawang putih di dua hektare lahan di Desa Ria-Ria pada 19 Agustus sebagai du...
Kompolnas Tinjau Nominator Kompolnas Awards 2026 di Polres Simalungun
Tim Kompolnas kunjungi Polres Simalungun untuk menilai Aiptu Bona Sinaga sebagai nominator Kompolnas Awards...
Pangdam I/BB Kunjungi Simalungun, Pemkab Tekankan Sinergitas
Pangdam I/Bukit Barisan kunjungi Simalungun pada 19 Agustus 2026; Pemkab dan TNI perkuat sinergi mendukung p...
Cinta, Siswi SD Harapan 1 Medan, Raih Puluhan Prestasi Akademik dan Nonakademik
Luvena "Cinta" siswi SD Harapan 1 Medan konsisten raih prestasi akademik dan lomba nasional sejak 2019 hingg...
DPRD Bandung Kunjungi Bapenda Medan, Fokus Optimalisasi PAD
DPRD Kota Bandung berkunjung ke Bapenda Medan pada 19/8 untuk mempelajari strategi optimalisasi PAD, termasu...
Rico Waas: PWPM Harus Profesional dan Beradaptasi Teknologi
Wali Kota Medan Rico Waas mendorong PWPM profesional dan adaptif ke platform digital saat Raker I PWPM Medan...