Nasional

Jakarta IP Market 2026 Bidik Transaksi di Atas Rp100 Miliar

Bagikan:
Suasana pembukaan Jakarta IP Market 2026 di Jakarta

Jakarta IP Market 2026 menargetkan nilai transaksi di atas Rp100 miliar. Demikian disampaikan Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Disparekraf DKI Jakarta, Puji Hastuti, saat pembukaan acara di Jakarta, Rabu, 29 Juli 2026. Target ambisius itu didorong oleh persiapan penyelenggaraan yang lebih panjang dibanding tahun sebelumnya dan peningkatan peserta.

Capaian tahun lalu dan target baru

Pada penyelenggaraan sebelumnya, Jakarta IP Market tercatat memfasilitasi 305 business matching dengan potensi nilai bisnis mencapai Rp33,4 miliar. Dengan data itu, panitia optimistis menaikkan target menjadi lebih dari Rp100 miliar untuk 2026. Persiapan yang lebih panjang disebut menjadi salah satu alasan optimisme tersebut.

"Tahun ini dengan persiapan lebih panjang, kami optimis targetnya bisa di atas 100 miliar rupiah. Peserta IP meningkat dari 24 menjadi 28 tahun ini," ujar Puji.

Perkembangan peserta dan lisensi internasional

Jumlah peserta Kekayaan Intelektual (IP) naik dari 24 menjadi 28 peserta pada 2026. Selain itu, untuk pertama kalinya acara ini menghadirkan perwakilan lisensi dari perusahaan global seperti SEGA dan Disney. Panitia juga memprioritaskan fasilitasi bagi IP lokal.

"Ada perwakilan lisensi SEGA dan Disney yang baru pertama kali hadir. Untuk IP lokal, kami memprioritaskan sekitar 18 IP lokal untuk difasilitasi," kata Puji.

Fasilitasi business matching dan peluang pasar

Acara ini fokus mempertemukan pemilik IP dengan pembeli dan mitra bisnis, baik domestik maupun internasional. Pada penyelenggaraan lalu, 305 business matching menjadi indikasi minat pasar; panitia berharap jumlah pertemuan bisnis dan nilai transaksi meningkat signifikan tahun ini.

"Pada penyelenggaraan sebelumnya, acara ini berhasil memfasilitasi 305 business matching. Dengan potensi nilai bisnis lebih dari 33,4 miliar rupiah," ujar Puji saat menjelaskan capaian.

Peran bagi ekonomi kreatif Jakarta

Menurut Puji, ekonomi kreatif menjadi motor pertumbuhan yang menjanjikan dan Jakarta berada di pusat pergerakannya. Jakarta IP Market ditempatkan sebagai jembatan yang mempertemukan kekayaan intelektual langsung dengan pasar global, sehingga membuka peluang ekspansi bagi IP lokal.

"Ekonomi kreatif hari ini menjadi motor pertumbuhan yang menjanjikan dan Jakarta berada di jantungnya. Jakarta IP Market hadir untuk mempertemukan kekayaan intelektual langsung dengan pasar global," ujar Puji.

Sorotan acara

  • Target transaksi 2026: di atas Rp100 miliar
  • Peserta IP: meningkat dari 24 menjadi 28
  • Capaian 2025: 305 business matching dan potensi Rp33,4 miliar
  • Hadirnya perwakilan lisensi internasional: SEGA dan Disney
  • Prioritas fasilitasi: sekitar 18 IP lokal

Dengan peningkatan peserta dan keterlibatan lisensi internasional, penyelenggara berharap Jakarta IP Market 2026 akan memperkuat posisi Jakarta sebagai pusat ekonomi kreatif sekaligus membuka akses pasar yang lebih luas bagi pemegang IP lokal maupun asing.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait