Nasional

InJourney Luncurkan Indonesia Berkarya, Agnez Mo Dihargai

Bagikan:
Agnez Mo menerima penghargaan Indonesia Berkarya di Terminal 3 Soekarno-Hatta

PT Angkasa Pura Indonesia melalui unit komersial InJourney resmi meluncurkan program Indonesia Berkarya dan memberikan penghargaan perdana kepada Agnez Mo, Sabtu 29 Agustus 2026, di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang. Penghargaan itu diberikan sebagai apresiasi atas kontribusi Agnez Mo dalam mengharumkan nama Indonesia di panggung internasional.

Peluncuran dan penyerahan penghargaan

Acara penyerahan berlangsung langsung di terminal penumpang utama Soekarno-Hatta. Momentum peluncuran dipilih bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia untuk memberi makna nasional pada program tersebut. InJourney menempatkan program ini sebagai bagian dari upaya meningkatkan citra dan pengalaman bandara.

Tujuan program menurut InJourney

Direktur Komersial InJourney Airports, Very Y Setiadi, menjelaskan tujuan peluncuran program tersebut. Menurutnya, Indonesia Berkarya bertujuan mengobarkan semangat kemerdekaan dan menginspirasi masyarakat.

"Indonesia Berkarya hadir untuk mengobarkan semangat kemerdekaan dan menginspirasi kita semua, termasuk bagi InJourney Airports dalam menjadikan bandara berkelas dunia dan wajah kebanggaan bangsa,"

Very menekankan bahwa Agnez Mo terpilih karena rekam jejak internasionalnya yang kuat. Ia menyebut prestasi penyanyi itu sebagai bukti bahwa talenta Indonesia mampu bersaing di tingkat global.

"Apresiasi Indonesia Berkarya yang pertama ini didedikasikan kepada Agnez Mo, figur dengan rekam jejak luas dan prestasi internasional yang berhasil membawa Indonesia ke panggung dunia serta membuktikan bahwa talenta Tanah Air memiliki kapasitas global,"

Tanggapan Agnez Mo

Agnez Mo menyambut baik penghargaan dan program transformasi bandara yang tengah berjalan. Ia menilai perubahan fasilitas dan pelayanan terlihat nyata di beberapa bandara besar Indonesia.

"Bisa kita lihat sudah banyak perubahan positif di bandara-bandara, khususnya di Soekarno-Hatta Tangerang dan I Gusti Ngurah Rai Bali, yang sekarang fasilitas, pelayanan staf bandara, tidak kalah sama bandara lain di kota-kota besar dunia,"

Agnez juga memuji integrasi area komersial dan gaya hidup yang membuat pengalaman penumpang lebih nyaman.

"Ini sudah menunjukkan bahwa bandara kita sejajar tentunya dengan bandara-bandara kelas dunia lainnya,"

Dampak transformasi dan peringkat bandara

InJourney menyatakan transformasi menyeluruh pada fasilitas, sumber daya manusia, dan proses operasional meningkatkan reputasi kebandarudaraan nasional. Perbaikan ini tercermin pada peringkat beberapa bandara.

  • Bandara Soekarno-Hatta menempati peringkat kedua dunia pada kategori kapasitas 60–70 juta penumpang.
  • Soekarno-Hatta juga menempati posisi kedelapan di Asia dan posisi ke-22 terbaik di dunia.
  • Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali naik peringkat dari 72 ke 67.

Program Indonesia Berkarya diharapkan terus menyorot tokoh yang memberi dampak positif bagi citra bangsa di luar negeri. Ke depan, InJourney berencana melanjutkan apresiasi serupa sebagai bagian dari strategi branding dan penguatan layanan bandara nasional.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait