Ekonomi

Hutama Karya Perkuat Kampanye SETUJU Dukung Zero ODOL

Bagikan:
Banner kampanye SETUJU Hutama Karya untuk Zero ODOL di jalan tol

PT Hutama Karya (Persero) memperkuat dukungan terhadap Gerakan Nasional Zero ODOL dengan memperlancar Operasi ODOL dan kampanye SETUJU (Selamat Sampai Tujuan) di ruas-ruas tol yang dikelola. Pernyataan itu disampaikan lewat rilis yang dirilis Kamis, 6 Agustus 2026, sebagai upaya menekan kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL) yang membahayakan keselamatan dan infrastruktur.

Hasil Operasi dan penindakan

Sepanjang Januari–Juli 2026, Hutama Karya mencatat pengawasan aktif terhadap kendaraan angkutan barang. Operasi ODOL yang dijalankan bersama Kementerian Perhubungan dan instansi terkait menangkap ribuan kendaraan yang diperiksa dan ditindak sesuai aturan.

Keterangan Periode Jumlah
Kendaraan diperiksa melalui Operasi ODOL Jan–Jul 2026 1.280
Memenuhi ketentuan dimensi dan muatan Jan–Jul 2026 775
Terindikasi melanggar ketentuan ODOL Jan–Jul 2026 505
Kendaraan terindikasi tidak memenuhi ketentuan (WIM) Jan–Jul 2026 342.748

Ruas tol yang diawasi

Operasi dan pengawasan dilakukan di berbagai ruas tol yang dikelola Hutama Karya. Beberapa ruas utama antara lain:

  • Binjai–Langsa
  • Indrapura–Kisaran
  • Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat
  • Pekanbaru–XIII Koto Kampar
  • Palembang–Indralaya
  • Indralaya–Prabumulih
  • Terbanggi Besar–Kayu Agung
  • Bengkulu–Taba Penanjung
  • Pekanbaru–Dumai
  • Betung–Jambi
  • Sigli–Banda Aceh
  • Padang–Sicincin
  • JORR Seksi S
  • Akses Tanjung Priok

Peran Weigh in Motion (WIM)

Selain operasi manual, Hutama Karya memperkuat pengawasan dengan menerapkan sistem Weigh in Motion (WIM) untuk deteksi awal kendaraan yang melebihi dimensi atau muatan. Sistem ini berfungsi preventif dan membantu menekan pelanggaran ODOL sebelum menimbulkan kerusakan infrastruktur.

Dampak ODOL terhadap keselamatan dan infrastruktur

Hamdani, Plt. Executive Vice President Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, menekankan risiko ODOL bagi pengguna jalan dan jalan tol.

"Kendaraan ODOL tidak hanya melanggar ketentuan, tetapi juga berisiko mengalami kegagalan pengereman, kehilangan kendali, hingga terguling yang membahayakan pengguna jalan lain. Selain itu, beban berlebih mempercepat kerusakan perkerasan jalan, jembatan, dan struktur pendukung,"

Karena itu, kepatuhan terhadap aturan dimensi dan muatan dinilai penting untuk menjaga keselamatan, menekan angka kecelakaan, dan memperpanjang umur layanan infrastruktur tol.

Kampanye SETUJU dan edukasi

Kampanye SETUJU digelar lewat berbagai saluran komunikasi. Hutama Karya menggunakan Variable Message Sign (VMS), spanduk, media sosial, media massa, siaran pers, serta pengumuman melalui public address di gerbang tol dan rest area untuk menyebarkan pesan keselamatan.

"Pengawasan melalui Operasi ODOL maupun sistem WIM bukan semata penegakan, tetapi juga upaya menjaga keselamatan serta keandalan layanan jalan tol. Kami terus memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan,"

Imbauan bagi pelaku usaha dan pengguna jalan

Hutama Karya mengajak pengusaha angkutan barang, perusahaan logistik, dan pengemudi memastikan kendaraan memenuhi ketentuan dimensi dan batas muatan. Selain itu, pengguna jalan diimbau menaati batas kecepatan (60–100 km/jam di tol luar kota; maksimum 80 km/jam di tol dalam kota), menjaga jarak aman, menggunakan lajur sesuai peruntukan, dan memastikan kendaraan laik jalan.

Layanan pendukung pengguna jalan

Untuk memudahkan akses informasi, Hutama Karya menyediakan aplikasi Mozy yang menampilkan tarif tol, kondisi lalu lintas melalui CCTV, lokasi rest area dan SPBU, rekomendasi kuliner, serta tombol darurat (SOS). Bila membutuhkan bantuan di ruas tol Hutama Karya, pengguna bisa menghubungi Call Center Terintegrasi Jalan Tol Hutama Karya di 150-700 atau WhatsApp 0811-2777-000.

Dengan pengawasan yang konsisten, edukasi berkelanjutan, dan sinergi pemangku kepentingan, Hutama Karya menegaskan komitmen mendukung implementasi Gerakan Nasional Zero ODOL demi keselamatan dan keandalan layanan jalan tol di Indonesia.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait