Nasional

BPS: Harga Beras Premium dan Medium Naik Tipis Mei 2026

Bagikan:
Grafik pergerakan harga beras nasional dan distribusi Bulog ke Papua

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan kenaikan tipis harga beras medium dan premium pada minggu ketiga Mei 2026 di seluruh Indonesia. Rata-rata harga beras medium tercatat Rp14.344 per kilogram (naik 0,12%), sedangkan beras premium mencapai Rp16.149 per kilogram (naik 0,41%). Pernyataan ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi di Jakarta, Senin 25 Mei 2026.

Kenaikan harga nasional dan penjelasan BPS

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini, menjelaskan bahwa kenaikan masih relatif kecil jika dibandingkan bulan sebelumnya. Kenaikan ini tercatat pada dua kategori kualitas beras yang umum dikonsumsi masyarakat.

"Beras medium naik 0,12 persen dibanding April. Beras premium naik 0,41 persen,"

Dalam penjelasan BPS, beras premium adalah kategori beras dengan mutu terbaik, sedangkan beras medium memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) dan berada di bawah kualitas premium.

Perubahan IPH beras menurut provinsi

BPS juga mencatat Indeks Perkembangan Harga (IPH) beras menunjukkan kenaikan terbesar di beberapa provinsi, sementara beberapa provinsi lain mengalami penurunan.

Provinsi Harga (Rp/kg) Perubahan IPH (%)
Papua Barat 17.899 +2,11
Sulawesi Barat +1,73
Kalimantan Timur +1,46
Kalimantan Barat +1,15
DKI Jakarta +0,97
Bali -1,09
Papua Barat Daya -0,61

Daerah dengan kenaikan IPH terbesar (kabupaten/kota)

Tercatat 114 kabupaten/kota mengalami kenaikan IPH beras hingga minggu ketiga Mei 2026. Beberapa daerah pencatat kenaikan tertinggi adalah:

  • Kabupaten Mahakam Ulu: +6,02%
  • Pegunungan Bintang: +5,76%
  • Kota Botang: +5,22%

Upaya Bulog menekan harga di Papua dan wilayah timur

Perum Bulog meningkatkan pasokan beras ke Papua dan wilayah timur untuk menekan laju kenaikan harga. Penyaluran diprioritaskan ke pasar rakyat dan pusat pangan pemerintah daerah.

"Ini untuk menekan laju kenaikan harga beras,"

Kadiv Perencanaan Operasi dan Analisa Harga Pasar Bulog, Muhammad Wawan Hidayanto, menyatakan koordinasi dengan pemerintah daerah dan dinas terkait difokuskan pada distribusi di Papua dan wilayah timur lainnya.

Jenis Penyaluran Volume (ton)
Penyaluran SPHP di Papua 5.766
Bantuan pangan di Papua 8.699
Persediaan beras di Papua 22.229
Pengadaan beras di Papua 2.736

Secara nasional, penyaluran beras SPHP meningkat menjadi sekitar 5.000–7.000 ton per hari, dari sebelumnya 3.000–4.000 ton per hari. Bulog juga mempercepat distribusi ke wilayah seperti Intan Jaya, Tolikara, Tambrauw, Teluk Bintuni, Pegunungan Bintang, dan Manokwari Selatan.

Penutup

Kenaikan harga beras pada akhir Mei 2026 tercatat masih moderat, namun titik-titik kenaikan signifikan di beberapa kabupaten menunjukkan kebutuhan intervensi distribusi dan subsidi logistik. Upaya Bulog dan koordinasi daerah akan menentukan apakah kenaikan ini mereda dalam beberapa minggu ke depan.

J
Penulis
John Doe

No bio yet 😊

Berita Terkait