Mochizuki Siapkan Timnas Putri Menuju AFF Women's Championship
Satoru Mochizuki, pelatih Timnas Putri Indonesia, menegaskan timnya belum berpuas diri meski berhasil mempertahankan gelar Piala AFF Putri 2026. Pernyataan itu disampaikan pada Kamis, 23 Juli 2026, saat ia menegaskan kesiapan Garuda Pertiwi memulai persiapan untuk AFF Women's Championship berikutnya.
Pelatih tuntut kerja keras meski juara
Mochizuki menilai kemenangan bukan titik akhir. Ia meminta pemain terus bekerja keras agar bisa tampil lebih baik di turnamen selanjutnya.
Pelatih yang kerap disapa Mochi ini menekankan pentingnya persiapan matang. "Kami belum puas sampai di sini saja, kami ingin bersiap dengan baik menuju AFF Women's Championship tahun berikutnya," ujarnya.
Pengalaman turnamen sebagai modal
Mochizuki mengatakan perjalanan tim selama kompetisi memberi pengalaman berharga. Menurutnya, seluruh elemen tim berkembang bersama melalui proses yang dijalani.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan itu tak lepas dari kerja keras pemain dan dukungan tim official.
"Sangat senang kali ini kita bisa juara. Kita bisa juara karena kerja keras para pemain dan dukungan official,"
Apresiasi dan ajakan dukungan publik
Pelatih asal Jepang berusia 62 tahun ini menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang mendukung perjuangan Timnas Putri. Ia berharap dukungan dari masyarakat terus berlanjut demi perkembangan tim.
"Saya juga ingin mengucapkan terima kasih kepada orang-orang yang telah mendukung Timnas Putri Indonesia. Jadi melalui turnamen ini para pemain dan pelatih ikut berkembang bersama-sama,"
Ia menutup seruannya dengan mengajak publik tetap memberikan dukungan.
"Mohon terus dukung Timnas Putri Indonesia," ucap Pelatih asal Jepang itu.
Ringkasan hasil dan makna gelar
Indonesia memastikan gelar juara Piala AFF Putri 2026 usai menundukkan Laos 5-0 pada laga final. Kemenangan ini merupakan gelar kedua bagi Garuda Pertiwi setelah merebut trofi pada edisi 2024.
Gelar kedua ini menjadi tonggak perkembangan tim. Mochizuki ingin momentum juara dipakai sebagai batu loncatan untuk persiapan teknis dan mental menuju kompetisi berikutnya.
Langkah selanjutnya
Tim pelatih diperkirakan akan menyusun program latihan berkelanjutan dan evaluasi menyeluruh. Fokus utama tetap pada pembinaan pemain serta peningkatan aspek fisik dan taktik.
Dengan pengalaman dari turnamen terakhir, Mochizuki berharap Timnas Putri terus menanjak performanya dan mampu mempertahankan dominasi regional pada ajang mendatang.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Atletico Madrid Bidik Gabriel Martinelli di Bursa Musim Panas 2026
Atletico Madrid dikabarkan mengincar Gabriel Martinelli pada bursa musim panas 2026; Arsenal siap melepas ji...
FIFA Umumkan Dream XI Piala Dunia 2026 Hasil Voting Penggemar
FIFA mengumumkan Dream XI Piala Dunia 2026 hasil voting penggemar global, menampilkan 11 pemain paling impre...
Guardiola Minta Gaji Tinggi, Italia Mulai Cari Pelatih Alternatif
Guardiola dikabarkan minta 20 miliar euro per tahun; Federasi Italia tawarkan setengahnya dan mulai mencari...
Milos Joksic Latih Garudayaksa FC, Disiplin Jadi Fokus
Milos Joksic ditunjuk melatih Garudayaksa FC untuk ISL 2026/27; fokus pada disiplin setelah promosi lewat ge...
Tiga Negara Bersejarah Bidik Kebangkitan Menuju Piala Dunia 2030
Per 23 Juli 2026, tiga negara sepak bola bersejarah termasuk Italia dan Spanyol bertekad bangkit demi tiket...
Giannis Siap Pimpin Yunani di Kualifikasi Piala Dunia FIBA 2026
Giannis Antetokounmpo siap membela Yunani di kualifikasi Piala Dunia FIBA 2026, namun terkendala besarnya bi...