Pedagang Ramaikan Area Istiqlal Jelang Salat Iduladha 1447 H
Pedagang kaki lima mulai memadati area pintu masuk Masjid Istiqlal, Jakarta, menjelang pelaksanaan Salat Iduladha 1447 Hijriah pada Rabu, 27 Mei 2026 dini hari. Para pedagang berjualan makanan, minuman, dan camilan di sepanjang trotoar serta akses masuk jamaah untuk memenuhi kebutuhan warga dan jamaah.
Pedagang dan barang yang dijual
Berdasarkan pantauan, sejumlah pedagang menggunakan gerobak dorong dan menetap di pinggir jalan di depan gerbang utama Masjid Istiqlal. Produk yang ditawarkan beragam, mulai dari makanan berat, minuman hangat atau dingin, hingga camilan ringan.
- Makanan siap saji dan sarapan
- Minuman panas dan botolan
- Camilan ringan untuk menunggu pelaksanaan salat
Keramaian pedagang meningkat seiring dengan bertambahnya aktivitas warga yang datang lebih awal untuk menunggu persiapan salat Iduladha.
Lalu lintas dan fasilitas pendukung
Kawasan sekitar masjid juga mulai dipenuhi kendaraan jamaah dan masyarakat yang melintas. Aktivitas penurunan penumpang terlihat meningkat, namun kondisi lalu lintas dilaporkan masih kondusif tanpa kemacetan berarti pada dini hari itu.
Pengelola Masjid Istiqlal telah menyiapkan sejumlah akses masuk dan kantong parkir untuk mendukung kelancaran pelaksanaan Salat Iduladha 1447 H. Jemaah diimbau datang lebih awal agar pelaksanaan ibadah berlangsung tertib dan nyaman.
Kehadiran pejabat dan pernyataan resmi
Wakil Presiden Gibran Rakabuming dijadwalkan menunaikan Salat Iduladha di Masjid Istiqlal. Awalnya, Presiden Prabowo Subianto juga sempat dijadwalkan hadir, namun harus menunda karena melakukan kunjungan kenegaraan ke Prancis.
"Wapres dan pimpinan tinggi lembaga-lembaga negara kita tetap akan dijadwalkan melaksanakan rangkaian ibadah Iduladha-nya di Masjid Istiqlal,"
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar di Masjid Istiqlal, Jakarta, yang tercatat pada Selasa, 26 Mei 2025.
Implikasi dan persiapan ke depan
Kehadiran pedagang dan meningkatnya mobilitas jamaah menandai kesiapan publik menghadapi momentum Iduladha. Meski kegiatan ekonomi informal terlihat membantu kebutuhan jamaah, pengelola tetap diharapkan menjaga ketertiban akses masuk dan kenyamanan ibadah.
Pengaturan lalu lintas, penempatan kantong parkir, serta kedisiplinan jamaah menjadi kunci agar pelaksanaan Salat Iduladha berlangsung lancar dan aman.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
P2MI Gandeng Kemenkum dan Kemen PPPA Perkuat Perlindungan PMI
P2MI bekerja sama dengan Kemenkum dan Kemen PPPA untuk memperkuat perlindungan pekerja migran dari hulu samp...
PERSAGI: Standar Bahan Baku Kunci Keberhasilan Program MBG
PERSAGI minta BGN perkuat standar bahan baku MBG untuk memastikan kecukupan gizi bagi bumil, busui, balita,...
DPR Dukung Pelarangan Vape jika Disalahgunakan untuk Narkoba
DPR mendukung pelarangan vape jika produk itu digunakan sebagai pintu masuk narkoba; pemerintah minta pengaw...
PPATK: Perputaran Dana Judi Online Rp40,3 Triliun Triwulan I 2026
PPATK: perputaran dana judi online mencapai Rp40,3 triliun pada Triwulan I 2026; QRIS makin dominan dan modu...
Polri dan Kemnaker Selesaikan Sengketa PHK 134 Pekerja, Bayar Rp12,7 Miliar
Desk Ketenagakerjaan Polri dan Kemnaker menyelesaikan sengketa PHK 134 pekerja PT Amos Indah Indonesia denga...
Prabowo: Gagasan Bukan Baru, Intinya Tegakkan UUD 1945
Presiden Prabowo menegaskan gagasannya adalah menegakkan UUD 1945, terutama Pasal 33 dan 34, saat berpidato...