Kendal Dampingi UMKM Percepat Sertifikat Halal
Pemerintah Kabupaten Kendal memperkuat pendampingan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk mempercepat kepemilikan sertifikat halal. Langkah itu diumumkan saat sosialisasi pembentukan Ekosistem Halal di Hotel Sae Inn Kendal, Kamis, 23 Juli 2026. Kegiatan dihadiri Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) RI, Balai Penyelenggara Jaminan Produk Halal Jawa Tengah, serta perwakilan pelaku usaha.
Program pendampingan dan kolaborasi
Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, menyatakan Pemda akan memfasilitasi dan mendampingi UMKM dalam proses pengurusan sertifikasi halal. Pendampingan dilakukan melalui sinergi antar perangkat daerah dan pemangku kepentingan.
Pemkab juga mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak untuk menutup keterbatasan anggaran. Kerja sama ditujukan kepada BUMN, BUMD, perusahaan swasta, lembaga sertifikasi, serta perguruan tinggi untuk memberikan fasilitasi dan pendampingan teknis.
"Adanya keterbatasan anggaran, sehingga perlu kolaborasi. Seperti perbankan dan perusahaan swasta, melalui dana CSR untuk membantu proses halal para pelaku UMKM,"
Data kesenjangan sertifikasi nasional
Inspektur BPJPH RI, Mohamad Fitri, menegaskan masih banyak pelaku usaha makanan dan minuman yang belum bersertifikat halal. Berdasarkan data nasional, baru sekitar tiga juta dari 14 juta pelaku usaha di sektor tersebut yang telah mengantongi sertifikat.
"Tugas Sertifikat Halal tidak hanya menjadi domainnya pusat, tapi juga di daerah, sehingga halal ini menjadi milik bersama, untuk melindungi masyarakat supaya mengonsumsi produk-produk halal,"
Ia menambahkan bahwa sertifikat halal bukan sekadar pemenuhan ketentuan agama dan kepercayaan konsumen. Dokumen ini juga penting untuk meningkatkan daya saing produk lokal menghadapi produk impor berlabel halal.
Daya saing produk lokal dan tantangan impor
Kepala Balai Penyelenggara Jaminan Produk Halal Jawa Tengah, Ika Efrilia, menyatakan ada perkembangan perdagangan internasional yang memengaruhi pasar domestik. Saat ini sebanyak 39 negara telah menjalin Multi Recognition Agreement (MRA) dengan Indonesia, sehingga makin banyak produk impor berlabel halal masuk ke pasar nasional.
"Kalau tidak mau kalah bersaing, maka mau tidak mau produk lokal harus berlogo halal,"
Menurut Ika, sertifikasi halal menjadi modal penting agar produk UMKM mampu bersaing, baik di pasar lokal maupun saat menembus pasar ekspor atau menghadapi produk impor.
Langkah ke depan
Pemda Kendal menegaskan akan meneruskan upaya sosialisasi dan pendampingan, serta memfasilitasi skema pembiayaan melalui kolaborasi publik-swasta. Fokus kerja ke depan meliputi percepatan registrasi, bimbingan teknis standar produksi, dan dukungan akses pasar bagi UMKM bersertifikat.
Dengan strategi ini, Pemkab berharap peningkatan jumlah UMKM bersertifikat halal mampu memperkuat perlindungan konsumen sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal di tengah kompetisi global.
Analis bisnis yang mengulas perkembangan industri, korporasi, dan peluang investasi.
Berita Terkait
Ekspor Industri Pengolahan Jan–Agu 2026 Tembus USD159,55 Miliar
Ekspor industri pengolahan Januari–Agustus 2026 mencapai USD159,55 miliar (Rp2.855,48 triliun), tumbuh 7,87%...
OJK Minta Perbankan Perkuat IT, Kebijakan Dividen Disesuaikan
OJK minta bank perkuat keamanan IT; dividend payout akan disesuaikan agar bank punya ruang investasi teknolo...
OJK Luncurkan Roadmap Perbankan 2026-2030, Lima Prioritas Utama
OJK meluncurkan RP3I 2026–2030 di Bali untuk memperkuat perbankan dengan lima prioritas, empat enabler, dan...
APBN 2027: Target Pertumbuhan 6% Jadi Tantangan Utama
Target 6% pada APBN 2027 jadi tantangan; investasi harus tumbuh 10-12% untuk mendorong ekonomi, kata Kepala...
Ekspor Manufaktur Agustus 2026 Tumbuh 12,48%, Topang Surplus
Manufaktur naik 12,48% pada Agustus 2026, dorong ekspor USD26,61 miliar dan neraca perdagangan surplus USD3,...
Briket Kayu Indonesia Dilirik Buyer Spanyol untuk Restoran Profesional
Calon buyer Spanyol menunjukkan minat pada briket serbuk kayu heksagonal Indonesia untuk restoran profesiona...