GMP Marunda Beroperasi: Shell Tambah Kapasitas Grease 12.000 ton
Shell resmi mengoperasikan fasilitas manufaktur grease GMP Marunda di Marunda, Bekasi, pada Selasa, 15 September 2026. Pabrik baru ini menambah kapasitas produksi grease sebesar 12.000 ton per tahun untuk memperkuat pasokan domestik dan mengurangi ketergantungan impor.
Fasilitas dan kapasitas produksi
Fasilitas GMP Marunda dilengkapi teknologi manufaktur modern dan otomatisasi. Pabrik baru ini melengkapi fasilitas pelumas eksisting di kawasan yang sama, yang bersama-sama mencatatkan produksi ratusan juta liter per tahun. Berdasarkan data perusahaan, GMP Marunda masuk dalam tiga besar fasilitas grease Shell secara global.
Dampak pada impor dan rantai pasok
Dengan beroperasinya pabrik domestik, pasokan grease yang sebelumnya banyak bergantung pada impor diproyeksikan turun signifikan. Sebelumnya, impor produk gemuk pelumas mencapai belasan ribu ton per tahun. Integrasi produksi di dalam negeri diharapkan mendongkrak efisiensi rantai pasok dan nilai tambah ekonomi nasional.
Keterlibatan vendor lokal dan penyerapan tenaga kerja
Pembangunan dan operasional GMP Marunda melibatkan puluhan vendor lokal. Nilai transaksi pengadaan barang dan jasa diperkirakan signifikan, sekaligus membuka lapangan kerja untuk tenaga kerja terampil. Pemerintah mendorong peningkatan komponen lokal untuk memperluas penyerapan industri pendukung.
“Bagi Pemerintah, investasi ini penting karena menghadirkan kapasitas produksi dan teknologi manufaktur baru, sekaligus memperkuat keterkaitan dengan industri pendukung di dalam negeri. Inilah arah industrialisasi yang kita kehendaki, yaitu investasi yang memperkuat kapasitas produksi, nilai tambah, teknologi, dan ekosistem industri nasional,”
— Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Perindustrian, menyatakan apresiasinya usai peresmian.
Teknologi, efisiensi energi, dan lingkungan
Pabrik menerapkan otomatisasi canggih dan prinsip industri hijau. Penggunaan sumber energi terbarukan dan langkah efisiensi konsumsi energi ditujukan menurunkan emisi karbon dalam operasional manufaktur. Kebijakan ini sejalan dengan target pembangunan industri yang lebih hemat sumber daya dan ramah lingkungan.
“Keterlibatan vendor domestik menjadi fondasi yang baik untuk membangun ekosistem rantai pasok yang semakin kuat di dalam negeri. Ke depan, local sourcing dapat terus diperluas, terutama untuk bahan baku, kemasan, dan jasa industri,”
“Komitmen terhadap manufaktur yang modern, produktif, efisien dalam penggunaan sumber daya, serta memperhatikan aspek lingkungan dan keselamatan kerja sejalan. Dengan arah pembangunan industri nasional yang semakin hijau, efisien, aman, dan berkelanjutan,”
Prospek
Keberadaan GMP Marunda menempatkan Indonesia sebagai salah satu basis manufaktur Shell terbesar secara global. Ke depan, integrasi teknologi, penguatan rantai pasok lokal, dan fokus pada industri hijau diharapkan memperkuat kemandirian sektor pengolahan nonmigas serta mendorong pertumbuhan industri pendukung nasional.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Ekspor Industri Pengolahan Jan–Agu 2026 Tembus USD159,55 Miliar
Ekspor industri pengolahan Januari–Agustus 2026 mencapai USD159,55 miliar (Rp2.855,48 triliun), tumbuh 7,87%...
OJK Minta Perbankan Perkuat IT, Kebijakan Dividen Disesuaikan
OJK minta bank perkuat keamanan IT; dividend payout akan disesuaikan agar bank punya ruang investasi teknolo...
OJK Luncurkan Roadmap Perbankan 2026-2030, Lima Prioritas Utama
OJK meluncurkan RP3I 2026–2030 di Bali untuk memperkuat perbankan dengan lima prioritas, empat enabler, dan...
APBN 2027: Target Pertumbuhan 6% Jadi Tantangan Utama
Target 6% pada APBN 2027 jadi tantangan; investasi harus tumbuh 10-12% untuk mendorong ekonomi, kata Kepala...
Ekspor Manufaktur Agustus 2026 Tumbuh 12,48%, Topang Surplus
Manufaktur naik 12,48% pada Agustus 2026, dorong ekspor USD26,61 miliar dan neraca perdagangan surplus USD3,...
Briket Kayu Indonesia Dilirik Buyer Spanyol untuk Restoran Profesional
Calon buyer Spanyol menunjukkan minat pada briket serbuk kayu heksagonal Indonesia untuk restoran profesiona...