Siswa SD Muhammadiyah 2 Langsa Kunjungi Masjid Jaya Ar-Rahman
Puluhan siswa-siswi kelas III SD Muhammadiyah 2 Langsa menggelar field trip bernuansa religi ke Masjid Jaya Ar-Rahman di Sei Bingai, Kabupaten Langkat, pada Selasa (16/6). Kegiatan ini digelar dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah dan bertujuan memperkenalkan jejak peradaban Islam di Nusantara serta menumbuhkan kecintaan pada warisan budaya Islam.
Tujuan dan rangkaian kegiatan
Rihlah ini bukan sekadar wisata. Para peserta mendapat penjelasan sejarah, mengamati arsitektur, dan melaksanakan salat berjamaah di masjid berusia lebih dari dua abad tersebut. Sekolah juga menyediakan doorprize untuk menambah semangat peserta.
Sejarah singkat Masjid Jaya Ar-Rahman
Masjid Jaya Ar-Rahman berdiri sejak 1775 M dan berfungsi sebagai pusat ibadah masyarakat Sei Bingai hingga kini. Bangunan tersebut disebut memiliki struktur khas, menyerupai rumah panggung, dengan sebagian dinding yang dibangun tanpa menggunakan paku.
Tanggapan penyelenggara
Koordinator Kelas 3 SD Muhammadiyah 2 Langsa, Agustina Fadhillah SPd Gr, menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya kegiatan yang sarat nilai edukasi.
Alhamdulillah, dalam nuansa Tahun Baru Islam ini, siswa kelas 3 SD 2 Muhammadiyah Langsa berkesempatan mengunjungi salah satu situs sejarah di Tanah Melayu, yaitu Masjid Jaya Ar-Rahman yang berdiri sejak tahun 1775 M dan saat ini telah berusia sekitar 251 tahun.
Agustina menambahkan bahwa masjid tersebut merupakan salah satu peninggalan sejarah Islam yang berharga karena bentuk bangunan dan teknik konstruksinya.
Respon siswa dan pihak sekolah
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Suci Eka Azhari SPd, mengatakan kegiatan mendapat sambutan positif dari siswa. Mereka antusias mengikuti seluruh rangkaian, termasuk salat berjamaah dan sesi pembelajaran sejarah langsung di lokasi.
Alhamdulillah, anak-anak sangat senang diajak mengikuti wisata sejarah Islam ini. Selama berada di lokasi, mereka melaksanakan salat berjamaah, mendengarkan sejarah tentang masjid, dan belajar langsung mengenai warisan peradaban Islam.
Makna pendidikan luar kelas
Kepala SD 2 Muhammadiyah Langsa, Dr Hamdani MA, menilai perjalanan panjang menuju lokasi sebanding dengan ilmu dan wawasan yang diperoleh siswa. Ia berharap momentum Tahun Baru Islam mendorong kecintaan murid terhadap sejarah serta memberi pelajaran dari perjuangan para ulama dan pendahulu penyebar Islam di Nusantara.
Tentu perjalanan jauh yang kami tempuh ini terbayar dengan kesempatan melihat secara langsung masjid yang masih berdiri kokoh meskipun usianya telah mencapai hampir tiga abad. Melalui semangat Tahun Baru Islam, kami berharap para siswa semakin mencintai sejarah dan peradaban Islam serta mampu mengambil pelajaran dari perjuangan para ulama dan pendahulu dalam menyebarkan Islam di Nusantara.
Kegiatan ini menunjukkan bagaimana pembelajaran di luar kelas dapat memperkaya pengalaman dan pemahaman sejarah bagi peserta didik, sekaligus mempererat hubungan generasi muda dengan warisan budaya Islam.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Binjai Waspada Pancaroba: Dinkes dan BPBD Ingatkan Empat Penyakit
Dinkes dan BPBD Binjai mengimbau waspada selama pancaroba: antisipasi angin, banjir, serta empat penyakit um...
Wali Kota Pematangsiantar Pimpin HLM Pengendalian Inflasi dan Digitalisasi
Wali Kota Wesly pimpin HLM TPID-TP2DD-TPAKD di BI Pematangsiantar untuk jaga inflasi, percepat ETPD, dan per...
Tokoh Subulussalam Sepakat Hidupkan Kembali OGLS Rundeng
Tokoh Subulussalam, Wali Kota, dan mantan pejabat sepakat menghidupkan kembali OGLS Rundeng untuk melestarik...
Hujan Deras dan Angin Kencang Rusak 120 Rumah di Medan Johor
Hujan deras dan angin kencang pada 18/8 merusak 120 rumah di Medan Johor; polisi turun tangan dan dirikan te...
Wakil Ketua PDI-P Desak Copot Kepala BGN Sumut Usai Keracunan MBG
Wakil Ketua PDI-P Sumut mendesak pencopotan Kepala BGN Sumut setelah ratusan siswa keracunan dalam program M...
Kejari Medan Terima Berkas Dugaan Penganiayaan Antonius Tumanggor
Kejari Medan menerima berkas dugaan penganiayaan terhadap anggota DPRD Antonius Tumanggor; berkas kini ditel...