Festival Arem Karya Rasa Perkuat Identitas Kuliner Tasikmalaya
Festival Arem Karya Rasa digelar pada 3-7 Agustus 2026 di Kota Tasikmalaya untuk mempromosikan kuliner bercitarasa rempah dan memperkuat identitas kuliner lokal. Kegiatan ini menjadi ruang promosi dan kolaborasi bagi pelaku UMKM kuliner dan kriya, dengan tujuan mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.
Pembukaan dan partisipasi pejabat
Acara dibuka oleh Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candra. Setelah pembukaan, Diky mencicipi sejumlah hidangan peserta dan turut mempromosikan kuliner yang dipamerkan secara langsung kepada pengunjung.
"Tasikmalaya harus kreatif dan inovatif, apalagi lokomotifnya generasi muda. Kota Tasikmalaya ini menjadi epicentrum Priangan Timur yang menjadi tujuan masyarakat berbagai daerah yang mendorong perputaran ekonomi."
Ragam produk dan tujuan festival
Festival ini menampilkan beragam produk lokal, antara lain kuliner bercitra rempah, produk kriya, dan fesyen. Selain pameran makanan, ada juga stan usaha kreatif yang memamerkan karya para pelaku lokal.
- Kuliner bercitra rempah khas Tasikmalaya
- Kriya dan produk kerajinan lokal
- Fesyen dan karya usaha kreatif lainnya
Dorongan bagi UMKM dan kolaborasi
Pemilik Aroma Rempah (Arem), Ryan Malik, menyatakan festival ini menjadi momentum kebangkitan usaha kuliner lokal. Ia menilai kolaborasi antar pelaku menjadi kunci agar usaha bersama bisa berkembang lebih cepat.
Dengan kegiatan ini kita saling mendukung, untuk kemajuan bersama
Panitia menargetkan kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang promosi sekali jalan, melainkan ruang pembelajaran dan jaringan bagi pelaku usaha kecil menengah.
Proyeksi ke depan
Penyelenggara menyebut acara ini sebagai agenda perdana dan berencana menjadikannya agenda rutin tahunan. Diky Candra berharap festival ini dapat memperkuat identitas kuliner lokal dan mendorong perkembangan UMKM hingga ke tingkat nasional.
Dengan keterlibatan pemerintah daerah dan dorongan generasi muda pengusaha, festival diharapkan mempercepat perputaran ekonomi lokal dan meningkatkan daya tarik Tasikmalaya sebagai tujuan kuliner regional.
Analis bisnis yang mengulas perkembangan industri, korporasi, dan peluang investasi.
Berita Terkait
Ekspor Industri Pengolahan Jan–Agu 2026 Tembus USD159,55 Miliar
Ekspor industri pengolahan Januari–Agustus 2026 mencapai USD159,55 miliar (Rp2.855,48 triliun), tumbuh 7,87%...
OJK Minta Perbankan Perkuat IT, Kebijakan Dividen Disesuaikan
OJK minta bank perkuat keamanan IT; dividend payout akan disesuaikan agar bank punya ruang investasi teknolo...
OJK Luncurkan Roadmap Perbankan 2026-2030, Lima Prioritas Utama
OJK meluncurkan RP3I 2026–2030 di Bali untuk memperkuat perbankan dengan lima prioritas, empat enabler, dan...
APBN 2027: Target Pertumbuhan 6% Jadi Tantangan Utama
Target 6% pada APBN 2027 jadi tantangan; investasi harus tumbuh 10-12% untuk mendorong ekonomi, kata Kepala...
Ekspor Manufaktur Agustus 2026 Tumbuh 12,48%, Topang Surplus
Manufaktur naik 12,48% pada Agustus 2026, dorong ekspor USD26,61 miliar dan neraca perdagangan surplus USD3,...
Briket Kayu Indonesia Dilirik Buyer Spanyol untuk Restoran Profesional
Calon buyer Spanyol menunjukkan minat pada briket serbuk kayu heksagonal Indonesia untuk restoran profesiona...