Bobby Siapkan Extra Flight Pulangkan Kontingen Pesparawi Sumut
Medan — Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution memastikan kontingen Pesparawi Sumut yang sempat tertahan di Manokwari, Papua Barat, akan dipulangkan lewat extra flight pada Rabu, 1 Juli. Keputusan diambil setelah muncul kendala ketersediaan tiket pulang akibat masalah administrasi dan kenaikan harga tiket.
Penerbangan tambahan dari Lion Group
Bobby menyatakan penerbangan tambahan disiapkan untuk mempercepat kepulangan kontingen. Pengaturan ini dilakukan bekerja sama dengan maskapai dari Lion Group sehingga peserta bisa langsung terbang ke Medan.
"Besok pagi mereka akan pulang. Kita siapkan penerbangan extra flight dari maskapai Lion Group sehingga mereka bisa langsung terbang dari Papua ke Medan,"
Penyebab tertahannya kontingen
Gubernur menyebut sumber masalah berasal dari pengelolaan administrasi perjalanan yang ditangani oleh Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdaprov Sumut. Menurutnya, persiapan tiket kepulangan seharusnya sudah dipastikan sejak awal.
"Itu memang kesalahan dari Kesra. Sebelum mereka berangkat sebenarnya saya sudah mengingatkan saat audiensi agar tiket pulang dipersiapkan sejak awal,"
Selain itu, terjadi lonjakan harga tiket pesawat yang membuat anggaran awal tidak lagi mencukupi untuk membiayai seluruh kepulangan kontingen.
"Anggaran yang disiapkan sebelumnya sebenarnya cukup, tetapi terjadi kenaikan harga tiket pesawat sehingga kebutuhan biaya menjadi lebih besar,"
Langkah cepat Pemprov Sumut
Untuk menghindari keterlambatan lebih lama, Pemprov Sumut memutuskan menambah pembiayaan. Dana tambahan itu akan menalangi kebutuhan tiket sehingga seluruh peserta dapat pulang tanpa menanggung kendala keuangan di lokasi.
"Pemprov Sumut akan menalangi kebutuhan tiket kepulangan mereka sehingga seluruh kontingen bisa pulang dengan aman dan nyaman,"
Bobby menyampaikan pengumuman ini saat berjumpa awak media di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro, Medan, Selasa, 30 Juni. Dengan pengaturan extra flight, seluruh kontingen dijadwalkan tiba di Medan setelah menyelesaikan rangkaian kegiatan di Papua.
Dampak dan penutup
Langkah cepat pemerintah daerah menutup polemik yang sempat viral di media sosial soal tertahannya kontingen. Keputusan ini juga menjadi pengingat untuk memperkuat koordinasi administrasi perjalanan dinas dan event daerah ke depan.
Pemprov diharapkan mengevaluasi prosedur pengadaan tiket dan anggaran perjalanan, agar kejadian serupa tidak terulang pada agenda serupa berikutnya.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Rico Waas: Pelantikan ICMI Muda Medan Harus Jadi Aksi Nyata
Wali Kota Medan Rico Waas minta ICMI Muda Medan yang baru dilantik langsung bergerak dengan roadmap kerja da...
Tapanuli Highlands Festival 2026: Pulau Sibandang Tampil sebagai Destinasi Sport Tourism
Pulau Sibandang dan Muara dipromosikan lewat Tapanuli Highlands Festival 2026; 65 peserta mengikuti lomba re...
Kejati Aceh Gelar Seleksi Jabatan Eselon III.b dengan Sistem Merit
Kejati Aceh menggelar seleksi Jabatan Eselon III.b pada 2 Oktober 2026 menggunakan sistem merit untuk menjar...
Polsek Gunung Malela Tangkap Dua Pengedar Sabu di Siantar
Polsek Gunung Malela menangkap MD (45) dan AID (27) di Siantar, 30/9, serta menyita sabu dan barang bukti la...
Puluhan Remaja Masjid Al Ikhlas Gelar Tadabbur Alam di Medan
Puluhan remaja Masjid Al Ikhlas mengadakan Tadabbur Alam di Medan Selayang untuk mempererat ukhuwah dan meng...
Rico Waas Janji Tangani Banjir dan Tambah 10.000 CCTV di Medan
Wali Kota Medan Rico Waas janji solusi banjir di Kelurahan Beringin, rencanakan drainase, parit, pembersihan...