Nasional

Wamendiktisaintek Dorong Lulusan Perguruan Tinggi Jadi Generasi Unggul

Bagikan:
Wamendiktisaintek Fauzan memberi sambutan pada wisuda pertama IPTAR Riau

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Fauzan mendorong lulusan perguruan tinggi menjadi generasi unggul yang siap menghadapi tantangan global. Pernyataan itu disampaikan saat menghadiri wisuda sarjana pertama dan Milad pertama Institut Pendidikan dan Teknologi Aisyiyah Riau (IPTAR) pada Jumat, 15 Mei 2026. Ia menekankan pentingnya mental tangguh, kemampuan adaptasi, dan penguasaan soft skill untuk memasuki dunia kerja yang kompleks.

Pesan utama: mental, karakter, dan adaptasi

Fauzan mengingatkan bahwa lulusan tidak lagi berada di lingkungan kampus semata, melainkan memasuki "kampus kehidupan" yang penuh persoalan sosial dan ekonomi. Ia menilai lulusan perlu keberanian, energi, dan daya juang untuk menyelesaikan masalah yang berkembang cepat.

"Saudara saat ini sudah lulus dari kampus dan menuju kampus kehidupan yang lebih nyata, yang lebih kompleks persoalannya. Tentu memerlukan keberanian, energi, dan mental yang kuat untuk menyelesaikan problematika yang berkembang,"

Selain mental, Wamendiktisaintek juga menekankan percaya diri, karakter baik, kemampuan komunikasi, serta kepemimpinan sebagai kunci keberhasilan di dunia kerja modern.

Perkembangan akses dan kualitas pendidikan di Riau

Data menunjukkan Angka Partisipasi Kasar (APK) pendidikan tinggi Provinsi Riau pada 2025 mencapai 35,30 persen. Angka ini sedikit di atas rerata nasional sebesar 32,89 persen, namun masih perlu penguatan untuk pemerataan akses pendidikan bermutu.

Profil dan capaian IPTAR

IPTAR tercatat sebagai perguruan tinggi baru dengan perkembangan pesat. Saat ini institusi memiliki:

  • 634 mahasiswa aktif
  • 20 dosen tetap
  • 3 dosen bergelar doktor

Dua dari tiga program studi di IPTAR telah meraih akreditasi Baik Sekali, bukti komitmen kampus menjaga mutu pendidikan dan mendukung pengembangan sumber daya manusia di daerah.

Kebijakan nasional dan dukungan pemerintah

Pemerintah terus memperluas akses pendidikan bermutu melalui penguatan daerah tertinggal, terdepan, dan terluar. Program beasiswa lanjutan juga diperluas untuk mendukung peningkatan kualitas generasi muda, sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045 yang menempatkan pembangunan sumber daya manusia sebagai prioritas.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi turut mendorong transformasi pendidikan tinggi melalui kebijakan berskala nasional untuk meningkatkan daya saing lulusan.

Harapan dan langkah ke depan

Kepala LLDikti Wilayah XVII memberi apresiasi atas pencapaian IPTAR meski baru berdiri satu tahun. Momentum wisuda perdana diharapkan memperkuat semangat perguruan tinggi dalam menghasilkan lulusan yang adaptif, kompetitif, dan berkarakter kuat.

Ke depan, seluruh pemangku kepentingan pendidikan diminta bersinergi membangun ekosistem pendidikan tinggi yang berdampak, terutama untuk menghadapi perkembangan teknologi masa depan.

J
Penulis
John Doe

No bio yet 😊

Berita Terkait

Komentar (0)

Komentar akan ditinjau sebelum ditampilkan.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!