Dinkes Labuhanbatu Bagikan Masker Hadapi Kabut Asap
Rantauprapat — Dinas Kesehatan Kabupaten Labuhanbatu membagikan masker kepada warga pada Kamis (15/10) sebagai upaya melindungi kesehatan dari kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan. Kegiatan dilaksanakan di Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Bakaran Batu, Kecamatan Rantau Selatan.
Situasi udara di Labuhanbatu
Kabut asap masih menyelimuti sebagian wilayah Sumatera Utara, termasuk Kabupaten Labuhanbatu. Laporan menunjukkan jarak pandang berkisar antara 1 hingga 4 kilometer, sementara kualitas udara berada pada kategori sedang hingga tidak sehat. Kondisi ini meningkatkan risiko gangguan pernapasan dan iritasi mata bagi masyarakat.
Pembagian masker oleh Dinas Kesehatan
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Labuhanbatu, Hj. Tuti Noprida Ritonga S.Si Apt MM, bersama jajaran turun langsung membagikan masker kepada warga di titik tersebut. Pembagian masker ini bagian dari langkah cepat pemerintah daerah untuk mengurangi paparan partikel halus yang berbahaya bagi sistem pernapasan.
Kegiatan itu juga dimaksudkan untuk meningkatkan kesadaran publik terhadap bahaya Karhutla dan pentingnya perlindungan diri selama periode kabut asap. Selain pembagian masker, petugas memberikan informasi singkat mengenai tindakan pencegahan yang dapat dilakukan warga.
Imbauan kesehatan untuk warga
Petugas kesehatan mengimbau masyarakat melakukan langkah-langkah berikut untuk mengurangi risiko kesehatan selama kabut asap:
- Menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan.
- Mengurangi kegiatan di luar rumah jika tidak mendesak.
- Memperbanyak konsumsi air putih untuk menjaga hidrasi.
- Menutup pintu dan jendela agar asap tidak masuk ke dalam rumah.
Masyarakat yang mengalami keluhan seperti batuk, sesak napas, iritasi mata, atau gangguan pernapasan lainnya diimbau segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat untuk penanganan lebih lanjut.
Langkah selanjutnya
Dinas Kesehatan mengajak seluruh warga meningkatkan kewaspadaan dan saling menjaga kesehatan keluarga selama kabut asap berlangsung. Pembagian masker ini dipandang sebagai langkah darurat untuk mengurangi dampak langsung, namun upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla tetap diperlukan dalam jangka panjang.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Polsek Bilah Hilir Gelar Grebek Sarang Narkoba di Sei Tampang
Polsek Bilah Hilir gelar Grebek Sarang Narkoba di Sei Tampang, 14 Oktober; tidak ditemukan sabu, hanya alat...
Polres Humbahas Bagikan Masker di Doloksanggul Antisipasi Asap
Polres Humbahas membagikan masker gratis di Doloksanggul pada 16 Oktober untuk mengurangi paparan kabut asap...
Sumut Luncurkan 6 Bus Perintis untuk Pelajar Asahan
Pemprov Sumut meluncurkan 6 Bus Perintis untuk pelajar Asahan pada 15/10, sebagai upaya meningkatkan akses t...
Wisuda ITSI 2026: 445 Lulusan, 90 Langsung Direkrut Agrinas
ITSI mewisuda 445 lulusan; 90 sudah direkrut PT Agrinas. Kampus perkuat link-and-match, buka S-2, dan fokus...
Humbahas Terapkan PJJ untuk TK-SMP Akibat Asap Karhutla
Dinas Pendidikan Humbahas menerapkan PJJ untuk TK/PAUD, SD, dan SMP sejak 16 Oktober 2026 akibat asap karhut...
Polresta Deliserdang Ungkap Peredaran Sabu 1 kg di Lubuk Pakam
Polresta Deliserdang menyita sabu 1 kg dan menahan satu tersangka di Lubuk Pakam setelah laporan warga pada...