Kapolsek Siantar Dampingi Petani Binaan Panen Jagung Dukung Pangan
Kapolsek Siantar Utara AKP Jahrona Sinaga mendampingi petani binaan saat panen jagung di Jalan Rindung, Kelurahan Tanjung Pinggir, Kecamatan Siantar Martoba, Senin (18/5). Kegiatan bertujuan mendukung ketahanan pangan dan memastikan hasil panen memenuhi standar pemasaran.
Pendampingan saat panen
Pendampingan dilakukan bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Sukadame Aiptu P Simanjuntak. Mereka mendampingi pasangan petani binaan, Marga Aruan dan isteri Boru Tampubolon, saat proses panen tahap pertama.
Kondisi lahan dan hasil panen
AKP Jahrona menyampaikan luas lahan yang dipanen sekitar 10 rantai. Namun ia juga mencatat hasil panen belum memuaskan. Cuaca dinilai mengganggu pertumbuhan sehingga produksi jagung kurang optimal.
Bantuan pemerintah untuk ketahanan pangan
Petani binaan menerima bantuan pemerintah berupa bibit, pupuk, dan pestisida. Menurut Jahrona, bantuan tersebut diberikan untuk mendukung program ketahanan pangan nasional.
Petani binaan itu merupakan penerima bantuan dari pemerintah, baik bibit, pupuk dan pestisida dalam mendukung ketahanan pangan program pemerintah pusat
Koordinasi pengeringan dan pemasaran ke Bulog
Tim pendamping juga berkoordinasi mengenai proses pengeringan jagung. Tujuannya agar kadar air biji jagung sesuai standar yang diminta oleh Bulog.
Kami juga mengimbau kepada petani binaan agar menjual hasil panen jagungnya ke Bulog Pematangsiantar dalam mendukung program ketahanan pangan
Kapolsek berharap petani menjual panen ke Bulog Pematangsiantar untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga. Imbauan itu juga dimaksudkan mempercepat proses distribusi hasil panen ke kebutuhan publik.
Tujuan dan dampak
Kegiatan pendampingan ini tidak hanya bertujuan teknis. Kapolsek menegaskan kegiatan juga dimaksudkan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri melalui peran aktif dalam program kesejahteraan dan ketahanan pangan.
Ke depan, pendampingan lanjutan dan pemantauan hasil panen akan membantu petani binaan memperbaiki praktik budidaya. Jika proses pengeringan dan pemasaran berjalan sesuai standar, hasil panen punya peluang lebih baik untuk diserap Bulog dan mendukung stok pangan daerah.
Berita Terkait
Bupati Sergai Minta Mahasiswa KKN UNIMED Dorong Pendidikan dan Ekonomi Desa
Bupati Sergai minta 1.500 mahasiswa KKN UNIMED dorong pendidikan dan kewirausahaan di 56 desa, KKN berlangsu...
Penataan Kabel Udara Deliserdang Dipacu Jelang APKASI
Deliserdang percepat pemindahan kabel udara ke bawah tanah menjelang APKASI; 3 dari 4 km sudah selesai, targ...
Harkitnas 2026: Menkomdigi Serukan Kedaulatan Digital
Menkomdigi tegaskan kedaulatan informasi dan perlindungan anak digital saat Harkitnas ke-118 di Deliserdang,...
Harkitnas ke-118: Batubara Peringati dengan Tema Jaga Tunas Bangsa
Upacara Harkitnas ke-118 di Kabupaten Batubara digelar 20 Mei 2026, menekankan perlindungan generasi muda da...
Polisi Sumut Ringkus 3 Pelaku Begal, Tembak Pencuri dan Sita 40 Batang Ganja
Tim gabungan di Sumut menangkap tiga pelaku begal, polisi menembak seorang pencuri sepeda motor di Siantar,...
Gakkum Sumut Temukan 49 Batang Kayu Diduga Tanpa Dokumen di Asahan
Tim Gakkum Sumut menemukan 49 batang kayu gelondongan di Desa Sei Kamah Baru, Asahan; legalitas kayu masih d...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!