Politik

Bupati Trenggalek Dorong Wirausaha Muda untuk Ciptakan Lapangan Kerja

Bagikan:
Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin menerima kunjungan Ombudsman RI di Trenggalek

Trenggalek, 14 Oktober 2026 — Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin mendorong generasi muda untuk menjadi entrepreneur yang mampu menciptakan lapangan kerja. Dorongan itu disampaikan saat menerima kunjungan Ombudsman Republik Indonesia yang bertemu dengan jajaran Pemkab, Rabu (14/10/2026). Pertemuan bertujuan meninjau kualitas pelayanan publik dan membahas perbaikan tata kelola pemerintahan.

Dorongan pengentasan kemiskinan lewat wirausaha

Bupati yang akrab disapa Mas Ipin mengatakan, membuka ruang bagi wirausaha muda merupakan strategi jangka panjang. Tujuannya menekan angka kemiskinan dan pengangguran melalui perluasan peluang ekonomi di tingkat lokal. Dengan semakin banyak pelaku usaha, ketersediaan lapangan kerja diharapkan tumbuh secara mandiri, bukan hanya mengandalkan lowongan formal.

Mas Ipin menegaskan keterbukaan pemerintah daerah terhadap masukan dan kritik sebagai bagian penting evaluasi pelayanan publik. Ia menilai dialog dengan lembaga pengawas membantu pemda merumuskan langkah perbaikan secara konkret.

“Ini penting untuk menjadikan dan meningkatkan tata kelola utama layanan masyarakat ke arah yang lebih baik. Dan kami terbuka, sekaligus untuk bahan evaluasi,”

Dialog layanan publik dengan Ombudsman

Rombongan Ombudsman yang dipimpin Prof. Dr. Radian Syam datang untuk bertukar pikiran mengenai tata kelola dan potensi keluhan publik. Diskusi mencakup evaluasi prosedur layanan, transparansi, serta penguatan mekanisme pengaduan masyarakat.

Menurut Bupati, masukan dari Ombudsman akan dijadikan bahan perbaikan agar pelaksanaan kebijakan lebih responsif terhadap kebutuhan warga. Proses evaluasi dinilai perlu berkelanjutan untuk menjaga kualitas layanan.

Kunjungan ke Sekolah Rakyat dan temuan lapangan

Dalam kunjungan kerja, rombongan juga meninjau fasilitas pelayanan publik, termasuk Sekolah Rakyat (SR). Tim Ombudsman memberi apresiasi terhadap pemenuhan fasilitas dan sarana prasarana di sekolah tersebut. Meski penilaian awal memadai, dilakukan catatan evaluasi agar program pendidikan berjalan lebih baik.

“Program harus berjalan dengan baik. Maka dari itu, kami apresiasi Pemkab Trenggalek untuk pemenuhan layanan,”

Evaluasi dan tindak lanjut

Pemkab berkomitmen menindaklanjuti rekomendasi yang muncul dari pertemuan ini. Fokus jangka pendek meliputi peningkatan kualitas layanan publik dan penyusunan langkah pemberdayaan ekonomi pemuda. Secara lebih luas, upaya ini ditujukan agar tata kelola pemerintahan dan layanan publik berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Ke depan, pemerintah daerah akan terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak untuk memperkuat ekosistem kewirausahaan dan memastikan layanan publik berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.

Bima Prakoso
Penulis
Bima Prakoso

Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.

Berita Terkait