Puan Minta Perlindungan Menyeluruh bagi Korban Karhutla
JAKARTA — Ketua DPR RI Puan Maharani menyerukan pemerintah memperkuat perlindungan bagi masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) berkepanjangan. Pernyataan itu disampaikan di Jakarta, Rabu (14/10/2026), dengan penekanan bahwa penanganan tidak cukup hanya memadamkan api, tetapi juga harus menjamin kesehatan, keselamatan, dan keberlanjutan ekonomi warga selama bencana dan pemulihan.
Puan: dukungan lebih dari pemadaman
Puan mengatakan karhutla yang belum tuntas mengganggu kesehatan, keamanan, dan aktivitas sosial warga. Ia menyebut banyak keluarga menanggung beban ganda: menjaga keselamatan anggota keluarga sekaligus memenuhi kebutuhan hidup saat mata pencaharian terganggu.
"Karhutla yang terjadi di berbagai daerah sampai sekarang masih belum bisa diatasi. Banyak masyarakat telah merasakan dampaknya baik dari sisi kesehatan, keamanan, dan sosial,"
Puan menegaskan pemerintah harus memastikan warga mendapat dukungan selama bencana berlangsung dan akses bantuan pemulihan setelah kondisi membaik. Ia meminta perhatian khusus terhadap anak dan kelompok rentan.
Koordinasi pusat-daerah dan kebijakan respons
Menurut Puan, perlindungan warga membutuhkan koordinasi kuat antara pemerintah pusat dan daerah. Kebijakan penanganan perlu meliputi layanan kesehatan, dukungan sosial, dan langkah pengurangan tekanan ekonomi rumah tangga terdampak.
"Pemerintah pusat dan daerah harus memperkuat agenda perlindungan masyarakat selama karhutla berkepanjangan,"
Ia juga menyerukan penyesuaian kegiatan pendidikan dan aktivitas masyarakat di wilayah terdampak dengan prioritas keselamatan warga.
Penentuan penerima bantuan harus responsif
Puan mengingatkan agar penentuan penerima bantuan mempertimbangkan perubahan kondisi ekonomi rumah tangga akibat karhutla. Rumah tangga yang sebelumnya mandiri dapat menjadi rentan karena kehilangan penghasilan atau kenaikan pengeluaran.
"Penilaian perlu memperhatikan perubahan keadaan akibat karhutla. Termasuk rumah tangga yang sebelumnya mampu memenuhi kebutuhannya tetapi kemudian kehilangan penghasilan atau menghadapi tambahan pengeluaran,"
Dengan begitu, penyaluran bantuan disesuaikan dengan kondisi terbaru, bukan semata-mata berdasarkan data sebelum bencana.
Data korban dan wilayah terdampak
Data Kementerian Kesehatan tercatat hingga 9 September 2026 menunjukkan dampak pada keselamatan masyarakat. Juru Bicara Kemenkes menyampaikan angka-angka ini melalui tayangan publik.
| Jenis Dampak | Jumlah |
|---|---|
| Orang luka | 347 |
| Kematian | 4 |
Beberapa wilayah yang dilaporkan terdampak antara lain:
- Kalimantan Selatan
- Kalimantan Tengah
- Kalimantan Barat
- Kalimantan Timur
- Jambi
- Riau
- Sumatera Selatan
"Kota Banjarbaru ada beberapa yang alami luka berat dan rawat inap,"
Penutup: padamkan api sambil lindungi warga
Penanganan karhutla mesti berjalan beriringan antara pemadaman dan perlindungan sosial. Puan menekankan perlunya dukungan jangka pendek saat krisis dan program pemulihan untuk membantu keluarga terdampak kembali beraktivitas sosial dan ekonomi secara bertahap.
Pemerintah diminta memastikan bantuan tepat sasaran dan responsif terhadap dinamika kondisi rumah tangga akibat bencana.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
Ony Setiawan: Tuban Harus Jadi Motor Ekonomi Pantura
Ony Setiawan mendorong Tuban dikembangkan sebagai motor ekonomi Pantura lewat penguatan industri, maritim, d...
PDI Perjuangan Surabaya Konsolidasi dan Kerja Kerakyatan Menuju 2029
PDI Perjuangan Surabaya prioritaskan konsolidasi organisasi dan kerja kerakyatan menjelang Pemilu 2029, buka...
Puan Dorong Perbaikan Distribusi untuk Atasi Kelangkaan BBM di Bali
Puan mendesak pemerintah dan Pertamina tambah pasokan serta perbaiki distribusi BBM ke SPBU di Bali untuk me...
Banyuwangi Gelar Operasi Katarak Gratis, 817 Warga Terdaftar
Pemkab Banyuwangi bersama PMI dan JFF menggelar operasi katarak gratis 13–18 Okt 2026; 817 daftar dan 400–45...
Hj Ansari Salurkan Alat Bantu Dengar untuk Nenek 100 Tahun
Hj. Ansari menyalurkan alat bantu dengar lewat Program ATENSI kepada Nenek Suidah (100) di Pamekasan, sebaga...
Bantuan Air Bersih Didistribusikan ke 3 Desa Terdampak Kekeringan di Bangkalan
Anggota DPRD Bangkalan, Nur Hakim, menyalurkan air bersih dengan armada tangki ke tiga desa terdampak kekeri...