BUMN Percepat Pemulihan Listrik, BBM, dan Komunikasi di NTT
BUMN mempercepat pemulihan layanan dasar bagi masyarakat terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT). Upaya itu dilakukan sejak arahan Presiden untuk segera memulihkan kebutuhan warga dan layanan vital pada masa tanggap darurat.
Koordinasi pusat penanganan
Kepala BP BUMN Dony Oskaria menyatakan koordinasi antar-BUMN dilakukan melalui Danantara dan BP BUMN. Tujuannya mempercepat pemulihan layanan vital dan penyaluran bantuan kepada warga terdampak.
"Danantara bersama BP BUMN mengoordinasikan langkah BUMN dalam mendukung penanganan bencana. Mulai dari pemulihan layanan vital hingga penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak," kata Dony dalam keterangan kepada Senin, 17 Agustus 2026.
Pemulihan kelistrikan oleh PLN
PT PLN (Persero) menurunkan 723 personel untuk mempercepat pemulihan jaringan di wilayah terdampak gempa. Hingga laporan terakhir, PLN telah memulihkan 88 persen pelanggan dan 98,3 persen jaringan listrik di lokasi bencana.
Restorasi listrik menjadi prioritas untuk mendukung aktivitas warga dan operasional penanganan darurat di lapangan. Ketersediaan energi juga menunjang layanan kesehatan dan distribusi bantuan.
Ketersediaan BBM dan jaringan komunikasi
PT Pertamina (Persero) memastikan stok bahan bakar minyak tetap terjaga selama masa tanggap darurat. BBM digunakan untuk mobilitas petugas, pengangkutan bantuan, dan operasional alat berat.
Sementara itu, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk mempercepat pemulihan jaringan komunikasi. Konektivitas dianggap krusial agar warga tetap terhubung dan koordinasi antar-tim penanggulangan berjalan lancar.
Bantuan kebutuhan dasar
Selain layanan infrastruktur, BUMN menyalurkan bantuan langsung untuk kebutuhan harian warga terdampak. Bantuan diarahkan untuk menangani kebutuhan medis dan logistik dasar.
- Bahan makanan
- Obat-obatan
- Kebutuhan bayi
- Air bersih
- Genset
Dampak dan tindak lanjut
Sinergi pemerintah dan BUMN difokuskan pada pemulihan layanan dasar agar respon darurat berjalan efektif. Pemulihan listrik, BBM, dan komunikasi diharapkan mempercepat akses bantuan serta mendukung aktivitas masyarakat di masa pemulihan.
Selanjutnya, langkah koordinasi akan terus dipantau untuk memastikan distribusi bantuan tepat sasaran dan layanan publik kembali normal secepatnya.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Taman Polkam Merdeka 81 Hiasi Trotoar Medan Merdeka
Taman Polkam Merdeka 81 dibuka di trotoar Kemenko Polkam, Jakarta, menyemarakkan HUT ke-81 RI dengan tanaman...
Kemendikdasmen: PID Bisa Digunakan Offline untuk Sekolah Terpencil
Kemendikdasmen menyatakan PID dapat dipakai offline, dilengkapi laptop dan hard disk berisi konten agar seko...
DPR: Transisi Energi dan Kendaraan Listrik Jaga Ketahanan
Bambang Patijaya: percepatan transisi energi ke kendaraan listrik penting menjaga ketahanan energi di tengah...
Asmat Perkuat Literasi dan Numerasi di Pendidikan Dasar
Asmat memperkuat literasi dan numerasi sejak PAUD hingga SD melalui pendampingan, pelatihan guru, dan perlom...
Mobilitas Orang Tua Hambat Kehadiran Siswa di Asmat, Ungkap Kadis Pendidikan
Kadis Pendidikan Asmat: mobilitas orang tua dan kondisi geografis membuat kehadiran siswa di sekolah tidak k...
Menbud Pantau Kondisi Cagar Budaya Pascagempa di NTT
Menbud Fadli Zon menyatakan belum ada laporan kerusakan cagar budaya pascagempa NTT, tetapi pemantauan dan b...