BTV Semesta Berpesta 2026 di Kridosono: Ribuan Hadiri Musik & Zumba
Yogyakarta — Ribuan warga memadati Stadion Kridosono pada Sabtu untuk BTV Semesta Berpesta 2026, festival hiburan sehari penuh yang menghadirkan musik, olahraga, bazar kuliner, dan beragam perayaan komunitas. Acara yang digelar BTV ini menarik pengunjung dari berbagai daerah dan diperkirakan dihadiri lebih dari 10.000 orang sepanjang hari.
Lineup musik dan panggung
Festival menampilkan musisi nasional dan komunitas kreatif lokal. Nama-nama yang dipastikan tampil antara lain Ronny Parulian, Aftershine, Traffic Jam, dan Pertelon Koplo. Pertunjukan berlangsung berurutan sejak sore hingga malam, memberi variasi genre bagi pengunjung.
Kegiatan pagi: olahraga dan bazar
Acara diawali pagi dengan rangkaian kegiatan olahraga dan keluarga. Panitia menyelenggarakan fun walk sejauh 2,5 kilometer, sesi Zumba masal, lomba mewarnai, serta bazar UKM yang menampilkan makanan tradisional dan jajanan modern.
Partisipasi terlihat padat; banyak peserta datang bersama keluarga, teman, dan kelompok komunitas. Salah satu momen yang menyita perhatian adalah sesi Zumba berskala besar, didominasi wanita paruh baya yang antusias mengikuti instruktur.
"Sangat menyenangkan. Musik dan gerakannya terus berubah sehingga tidak pernah membosankan," kata Linda, peserta dari Yogyakarta.
Undian hadiah dan pemenang utama
Penyelenggara menyiapkan ratusan hadiah, termasuk sepeda listrik, peralatan rumah tangga, dan hadiah utama sebuah mobil. Para peserta bersemangat mengikuti berbagai kuis dan program berhadiah sepanjang hari.
"Saya sangat kaget dan terharu karena tidak pernah membayangkan memenangkan mobil," kata Alu Subagyo, 68 tahun, pemenang hadiah utama yang berasal dari Purworejo, Jawa Tengah. "Saya selalu ikut jalan sehat komunitas kalau ada."
Hadiah utama adalah sebuah Daihatsu Ayla, yang disebutkan menjadi pencapaian tak terduga bagi pemenang.
Warna budaya dan suasana komunitas
Festival juga memuat unsur budaya lokal. Sejumlah peserta mengenakan kostum daerah warna-warni, seperti kostum tradisional edan-edanan dari Yogyakarta dan pakaian adat dari provinsi lain, termasuk peserta yang datang jauh dari Kalimantan Utara.
Suasana pesta komunitas makin hangat ketika sore berganti malam dan panggung menampilkan penampilan musik tambahan serta kreasi seni dari komunitas lokal.
Tujuan dan dampak
BTV menyatakan tujuan kegiatan ini adalah mempromosikan energi positif, meningkatkan keterlibatan komunitas, dan menyediakan hiburan yang mudah dijangkau di kota-kota Indonesia melalui acara publik berskala besar. Penyelenggaraan di Kridosono diharapkan menjadi model bagi kegiatan serupa di wilayah lain.
Dengan kombinasi hiburan, olahraga, dan pemberdayaan ekonomi lokal melalui bazar, BTV Semesta Berpesta 2026 menutup hari dengan nuansa perayaan yang menjaga keterlibatan masyarakat dan menonjolkan keragaman budaya.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Didgeridoo: Alat Musik Aborigin yang Dimainkan dengan Napas Tanpa Putus
Didgeridoo, alat musik tiup Aborigin dari eukaliptus, menghasilkan suara dengung lewat teknik pernapasan sir...
Peringatan 30 Juli: Empat Momentum Nasional dan Internasional
30 Juli diperingati sebagai empat momentum penting: Pramuka, Persahabatan Internasional, Anti Perdagangan Ma...
Dua Paduan Suara Indonesia Juara di TICC 2026 Tokyo
Dua paduan suara Indonesia, Svara Nusantara dan Bina Vokalia Bali, meraih juara di TICC 2026 Tokyo dan mengg...
Sumatera Barat Tampilkan Wastra dan Busana Muslim di IFW 2026
Sumatera Barat tampil di IFW 2026 (29 Juli) di JICC, memamerkan songket, sulaman, dan busana muslim untuk do...
Menpar Apresiasi Astra Lestarikan Budaya Osing di Desa Kemiren
Menpar apresiasi dukungan Astra di Desa Kemiren (29 Juli 2026) untuk melestarikan budaya Osing dan mengemban...
Famadihana: Tradisi Menghormati Leluhur di Madagaskar
Famadihana: tradisi Madagaskar mengeluarkan jenazah dari makam, membungkus ulang, dan merayakan leluhur deng...