BMKG: Hujan Ringan Berpotensi Guyur Sejumlah Kota, 9 Juni 2026
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan ringan berpotensi mengguyur sejumlah kota besar di Indonesia pada Selasa, 9 Juni 2026. Perkiraan ini mencakup wilayah Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua dan Maluku, sehingga masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan.
Wilayah yang Berpotensi Hujan Ringan
Prakirawan cuaca BMKG, Lintang Alya N, merinci beberapa kota yang berpeluang mendapat hujan ringan hari ini. Di Pulau Sumatra, kota-kota yang disebut antara lain:
- Banda Aceh
- Medan
- Pekanbaru
- Padang
- Jambi
- Bengkulu
Selain itu, ada potensi hujan ringan di Palembang dan Pangkal Pinang. Pulau Kalimantan serta Kalimantan Barat juga termasuk yang mendapat perhatian BMKG.
Wilayah Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku
Lintang juga menyebut sejumlah kota di Kalimantan dan Sulawesi yang berpeluang hujan ringan. Daerah tersebut antara lain Pontianak, Samarinda, Tanjung Selor, dan Palangkaraya. Untuk Jawa dan Bali, cuaca diperkirakan lebih dominan berawan sampai berawan tebal.
Timur Indonesia dan Papua
Wilayah timur tidak luput dari potensi hujan. BMKG memprakirakan hujan ringan hingga sedang berpotensi turun di sejumlah kota, termasuk:
- Gorontalo, Palu, Mamuju
- Ternate, Ambon
- Sorong, Manokwari, Nabire, Jayapura
- Manado (potensi hujan sedang)
Kondisi Lain dan Dampak
BMKG juga mengingatkan kemungkinan kondisi kabur di beberapa wilayah, yang dapat memengaruhi jarak pandang. Bandar Lampung diperkirakan mengalami udara kabur sehingga pengguna jalan dan transportasi diminta berhati-hati. Di beberapa kawasan lain terbuka peluang munculnya kabut atau asap, seperti di Kendari dan Mataram.
Imbauan BMKG
Potensi hujan ringan juga diperkirakan terjadi di Palembang dan Pangkal Pinang. Kondisi serupa berpeluang berlangsung di Pontianak, Samarinda, Tanjung Selor, dan Palangkaraya
Lintang menegaskan perlu peningkatan kesiapsiagaan oleh masyarakat dan pengguna transportasi. BMKG menyarankan pemantauan informasi cuaca resmi secara berkala agar aktivitas dapat disesuaikan bila ada cuaca signifikan.
Perlu ditingkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat
BMKG juga mengingatkan kewaspadaan khusus untuk Kalimantan Barat dan wilayah lain yang berpeluang mengalami cuaca ekstrem. Masyarakat diimbau selalu memantau perkembangan prakiraan cuaca agar dapat mengambil langkah antisipatif.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Sejarah Lahirnya MPR RI: Dari KNIP hingga Perubahan Pasca-Reformasi
MPR bermula dari KNIP 1945; HUT diperingati 29 Agustus. Peran lembaga berubah setelah amendemen UUD 1945 pas...
BNPB Pastikan Kebutuhan Pengungsi Gempa Flores Tercukupi
BNPB pastikan kebutuhan pengungsi gempa magnitudo 7,7 di Manggarai terpenuhi; tenda, logistik, dapur umum, d...
Pemerintah Gerak Cepat Tangani Dampak Gempa NTT
Pemerintah menurunkan menteri dan memperkuat koordinasi untuk penanganan gempa NTT, fokus pada evakuasi, keb...
Tujuh Korban Luka Berat Gempa Manggarai Timur Dievakuasi ke Labuan Bajo
Tujuh korban luka berat gempa Manggarai Timur dievakuasi ke Labuan Bajo via helikopter untuk penanganan medi...
Basarnas Evakuasi 31 Pendaki di Gunung Bawakaraeng
Basarnas mengevakuasi 31 pendaki di Gunung Bawakaraeng pada 18 Agustus 2026; mayoritas mengalami hipotermia,...
Bangga dan Haru, Dua Srikandi TNI AU Ikut Upacara HUT RI ke-81
Dua srikandi TNI AU, Serda Nadya dan Serda Cantika, menjalani tugas upacara HUT RI ke-81 pada 17 Agustus 202...