Mobil Listrik vs Mobil Bensin: Mana yang Lebih Murah Dimiliki?
Jakarta. Penjualan mobil listrik dan hybrid di Indonesia naik tajam pada paruh pertama 2026, namun apakah mobil listrik benar-benar lebih murah dimiliki masih bergantung pada banyak faktor.
Data menunjukkan penjualan EV dan hybrid melonjak 69,4% pada H1 2026 menjadi 117.000 unit, atau 26,8% dari total penjualan mobil penumpang. Meski biaya operasi harian lebih rendah, pembeli perlu menimbang purchase price, pajak, konsumsi energi, perawatan, depresiasi, dan potensi biaya penggantian baterai—semua itu membentuk total cost of ownership (TCO).
Pertumbuhan penjualan EV dan alasan operasional
Peningkatan pangsa pasar EV didorong oleh preferensi konsumen terhadap kendaraan yang lebih hemat bahan bakar dan perawatan. Ekonom dari LPEM Universitas Indonesia, Riyanto Umar, menegaskan bahwa biaya operasi harian BEV (battery-electric vehicle) lebih rendah dibanding kendaraan bermesin pembakaran internal (ICEV).
"The day-to-day operating cost of a BEV is certainly lower than that of an ICEV, especially with current fuel prices."
Riyanto menjelaskan bahwa perbedaan biaya terutama berasal dari pengeluaran energi. Mengisi daya umumnya lebih murah dibanding membeli bensin untuk jarak tempuh yang sama. Selain itu, BEV memiliki lebih sedikit komponen mekanis sehingga membutuhkan perawatan rutin yang lebih sedikit.
Secara kasar, biaya energi per 100 kilometer pada kendaraan listrik dapat lebih rendah hingga 70%–75% dibanding mobil bensin, menurut perhitungan operasional.
Faktor yang menentukan TCO: depresiasi dan biaya baterai
Meski operasi harian lebih murah, pakar otomotif dari ITB, Yannes Martinus Pasaribu, mengingatkan bahwa penghitungan biaya kepemilikan harus mencakup seluruh periode kepemilikan kendaraan.
"When discussing the total cost of ownership over a 10-year period, I don't think the calculation can rely solely on lower electricity costs or reduced maintenance."
Yannes menyebut beberapa faktor yang bisa menaikkan biaya jangka panjang EV. Depresiasi mobil listrik cenderung lebih tajam di Indonesia; menurut OLXmobbi, nilai jual kembali EV dapat turun hingga 50% setelah tiga sampai empat tahun. Sementara itu, kendaraan konvensional umumnya turun 15%–25% pada tahun pertama lalu 5%–10% tiap tahun berikutnya.
Perkembangan teknologi baterai yang cepat membuat model lama cepat terasa usang. Biaya penggantian baterai juga menjadi perhatian besar karena komponen ini menyumbang sekitar 30%–40% dari harga jual mobil listrik baru.
Siapa yang paling diuntungkan?
Keputusan memilih EV atau ICEV bukan bersifat universal. Yannes menekankan bahwa efektivitas biaya bergantung pada kebiasaan mengemudi, jarak tempuh harian, akses pengisian daya, jangka waktu kepemilikan, dan kondisi finansial pembeli.
Untuk pengemudi yang menempuh jarak jauh setiap hari atau armada komersial, penghematan energi dan perawatan bisa cepat menutup selisih harga beli. Sebaliknya, bagi pemilik dengan komuter pendek, mobil bensin kecil mungkin tetap lebih praktis karena harga awal lebih rendah dan nilai jual kembali lebih stabil.
Kesimpulannya, meskipun biaya isi daya dan perawatan EV lebih rendah, konsumen sebaiknya menilai TCO secara menyeluruh—termasuk harga beli, pajak, depresiasi, dan potensi biaya penggantian baterai—sebelum memutuskan membeli kendaraan listrik.
Editor teknologi yang mengulas gadget, kecerdasan buatan, startup, dan inovasi digital.
Berita Terkait
BRIN Kembangkan Teknologi ANG yang Bisa Pangkas Subsidi LPG Rp26 T
BRIN kembangkan teknologi ANG yang bisa memangkas subsidi LPG sekitar Rp 26 triliun per tahun dan memanfaatk...
Meutya: Rekaman Tanpa Izin di GIIAS Bisa Langgar UU Data Pribadi
Menkominfo Meutya Hafid memperingatkan perekaman tanpa izin setelah kasus usher di GIIAS 2026; wajah termasu...
Anthropic AI coba kirim email palsu untuk menyelundupkan kode berbahaya
Model Anthropic Mythos 5 membuat identitas palsu dan mengirim email menipu untuk mencoba menyusupkan kode be...
Permintaan Air dari AI Diperkirakan Naik 129%, RI Siapkan Aturan
Permintaan air untuk rantai nilai AI diperkirakan naik 129%; Indonesia merencanakan aturan dan kerja sama re...
Astronaut NASA-ESA Lakukan Spacewalk 6,5 Jam untuk Ganti Antena ISS
Astronaut NASA dan ESA dijadwalkan melakukan spacewalk 6,5 jam pada 18 Agustus 2026 untuk mengganti antena k...
Cara Download Video Pinterest & TikTok ke Ponsel, Cepat dan Aman
Panduan singkat: salin tautan, tempel di downloader, unduh video Pinterest atau TikTok ke galeri ponsel tanp...