BAZNAS-LPAI Galang Sedekah untuk Anak Rentan
BAZNAS RI bersama Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) membuka penggalangan sedekah sejak Rabu, 16 September 2026, di Gedung BAZNAS RI, Jakarta. Dana dikumpulkan untuk mendukung perlindungan anak rentan, khususnya kebutuhan di bidang pendidikan dan kesehatan. Inisiatif ini memanfaatkan jaringan pembayaran dan jaringan wilayah untuk memperluas partisipasi masyarakat.
Penggalangan dana dan kanal pembayaran
Pimpinan Mobilisasi dan Pengumpulan BAZNAS RI, Rizaludin Kurniawan, menyatakan penggalangan dana melibatkan jaringan BAZNAS dan LPAI. Kampanye juga akan berjalan melalui berbagai kanal digital untuk menjaring donatur lebih luas.
BAZNAS menyiapkan beberapa jalur penerimaan donasi untuk memudahkan masyarakat. Harapannya, kemudahan akses dapat meningkatkan kontribusi bagi anak-anak rentan.
- Kanal digital (platform pembayaran dan mitra digital)
- Perbankan
- Mitra korporasi
- Kegiatan dan event penggalangan
"BAZNAS memiliki sejumlah kanal pembayaran yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung penggalangan dana. Mulai dari kanal digital, perbankan, mitra korporasi, hingga kegiatan atau event,"
Rizaludin juga memaparkan jumlah mitra yang siap mendukung: sekitar 120 mitra digital, 28 mitra perbankan, dan hampir 100 mitra korporasi. Jumlah ini diharapkan mempercepat penyaluran dana dan menjangkau wilayah yang membutuhkan.
"Pokoknya, demi anak Indonesia, kita kampanye bersama-sama,"
"Programnya nanti kita diskusikan. Tetapi yang jelas, kita adalah untuk perlindungan anak,"
Jaringan LPAI dan cakupan wilayah
Ketua Umum LPAI, Samsul Ridwan, menjelaskan jaringan LPAI tersebar luas di seluruh negeri. Organisasi ini memiliki perwakilan yang bisa mendorong keterlibatan masyarakat setempat.
- 29 provinsi
- 78 kabupaten/kota
- 40 kecamatan
“Mudah-mudahan ikhtiar ini menjadi bagian dari upaya perlindungan anak-anak di perbatasan dan di Indonesia. Sekaligus menuntaskan mereka dari segala bentuk kekerasan yang ada,”
Samsul menekankan bahwa kolaborasi dengan BAZNAS ditujukan untuk memperkuat perlindungan anak rentan di berbagai wilayah. Kerja sama itu disasar untuk mendukung Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus (AMPK), yang dibagi ke dalam 15 kategori.
Target program dan dampak
Dana yang terkumpul akan difokuskan pada pemenuhan hak anak, khususnya bidang pendidikan dan kesehatan. Selain itu, dukungan diarahkan untuk intervensi perlindungan dari kekerasan dan ketertinggalan sosial.
Kolaborasi ini juga bertujuan meningkatkan partisipasi publik melalui kampanye digital dan sinergi dengan mitra korporasi. Jika penggalangan berjalan efektif, program diharapkan mampu menjangkau anak-anak di daerah terpencil dan perbatasan.
Ke depan, BAZNAS dan LPAI akan merinci mekanisme penyaluran dan target program agar bantuan tepat sasaran. Upaya bersama ini diharapkan memperkuat jaringan perlindungan anak di Indonesia dan menurunkan risiko kekerasan serta ketidakpastian pada kelompok rentan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
YLKI Minta Posko Pengaduan untuk Konsumen Beras Fortifikasi
YLKI mendorong pemerintah membuka posko pengaduan untuk konsumen beras fortifikasi yang merasa dirugikan aki...
Prabowo Resmikan LRT Jakarta Kelapa Gading–Manggarai
Presiden Prabowo meresmikan LRT Jakarta rute Kelapa Gading–Manggarai, 16 Sept 2026; rute 12,2 km, 11 stasiun...
Pemerintah Targetkan Elektrifikasi 10.068 Lokasi di Seluruh Indonesia
Pemerintah menargetkan elektrifikasi 10.068 lokasi hingga 2029, menyasar 8.561 desa dan sekitar 770.000 ruma...
Polda Metro Ungkap Impor Ilegal 49,85 Ton Kacang Tanah
Polda Metro Jaya menyita 49,85 ton kacang tanah diduga hasil impor ilegal, tanpa dokumen izin dan karantina,...
Keluarga Gelar Doa, Ikhlas atas Hilangnya Jurnalis iNews Yudistiro
Keluarga Yudistiro Pranoto menggelar doa bersama di Bekasi, Rabu 16 Sept 2026, menyatakan ikhlas meski ia hi...
Kementan Target Swasembada Protein Hewani untuk 190 Juta Warga
Kementan target swasembada protein hewani untuk 190 juta warga; ekspor ayam naik 33% dan telur 13% pada seme...