Pemko Pematangsiantar Dukung Pembentukan Bapas Baru di Sumut
Pematangsiantar, 15 September — Rombongan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Sumatera Utara mengunjungi Pemerintah Kota Pematangsiantar untuk membahas pembentukan Badan Pemasyarakatan (Bapas) baru. Pertemuan digelar di ruang rapat Asisten Setdako Balai Kota, Jalan Merdeka, dan dipimpin Sekretaris Daerah kota yang mewakili Wali Kota.
Pemko menyambut dan memberi dukungan
Sekda Junaedi Antonius Sitanggang mewakili Wali Kota Wesly Silalahi menerima rombongan pada Selasa sore. Hadir pula Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Johannes Sihombing serta perwakilan Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah.
Junaedi menyatakan Pemerintah Kota menyambut baik rencana pembentukan Bapas. Ia menegaskan komitmen untuk mendukung proses administratif dan koordinasi lintas perangkat daerah.
"Tentunya, kami sangat menyambut baik dan mendukung penuh atas pembentukan Bapas,"
Alasan pemilihan Pematangsiantar
Kepala Bidang Pembimbingan Kemasyarakatan Zulkifli Bintang menjelaskan bahwa Pematangsiantar dipilih sebagai lokasi Bapas baru oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan untuk wilayah Sumut. Pemilihan itu dilakukan untuk memperkuat layanan di daerah.
"Dengan adanya Bapas di Pematangsiantar harapannya proses pendampingan warga binaan dan klien pemasyarakatan dapat berjalan lebih efektif, efisien dan mendekatkan layanan kepada masyarakat,"
Tujuan dan dampak layanan
Zulkifli memaparkan tujuan pembentukan Bapas adalah meningkatkan kualitas pembimbingan dan pengawasan terhadap klien pemasyarakatan. Keberadaan fasilitas lokal diharapkan memperpendek jarak layanan dan mempercepat proses koordinasi antara instansi terkait.
Ia juga menekankan perlunya dukungan administratif dari Pemko agar fungsi Bapas berjalan maksimal. Koordinasi teknis lintas instansi disebut sebagai langkah awal yang harus dilaksanakan segera.
Peserta audiensi dan tindak lanjut
Rapat berlangsung hangat dan konstruktif. Para pihak menyepakati lanjutan pembahasan melalui pertemuan teknis dan sinkronisasi kebijakan di bidang pemasyarakatan.
- Kepala Balai Pemasyarakatan Kelas I Medan Kriston Napitupulu
- Kepala Lembaga Pemasyarakatan IIA Rantauprapat Yosef Sihombing
- Kalapas Kelas IIA Pematangsiantar Sangapta Surbakti
- Perwakilan Kanwil Ditjenpas Sumut dan OPD terkait Pemko
Kesepakatan awal menempatkan fokus pada pendampingan klien, penguatan administrasi, dan penyusunan mekanisme koordinasi teknis. Langkah berikutnya adalah penjadwalan pertemuan lintas perangkat daerah untuk merinci dukungan dan pembiayaan yang diperlukan.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Kapolri Umumkan Mutasi Polda Sumut, Ini Daftar Pejabat yang Diganti
Kapolri Suyudi keluarkan mutasi PJU dan kapolres di Polda Sumut lewat TR Nomor ST/2467 tanggal 2 Okt 2026; s...
Jembatan Ambruk di Aceh Tenggara Belum Diperbaiki, Ekonomi Terdampak
Jembatan antar kecamatan di Aceh Tenggara yang ambruk sejak banjir 2025 belum diperbaiki, mengganggu ekonomi...
Keluarga Minta Polda Sumut Ambil Alih Kasus SP2HP Padang Tualang
Keluarga korban minta Dit Reskrimum Polda Sumut ambil alih kasus setelah Polsek Padang Tualang menghentikan...
Kapolres Samosir Gelar Trauma Healing untuk Korban Pencabulan Anak
Kapolres Samosir lakukan trauma healing dan serahkan mainan serta bahan pangan untuk korban pencabulan anak;...
Bupati Taput Tinjau Proyek Infrastruktur di Tarutung
Bupati Tapanuli Utara meninjau perbaikan jembatan dan proyek pengendalian sungai di Tarutung, serta meminta...
Wali Kota M. Rasyid: Camat Penanggalan Harus Jadi Ujung Tombak
Wali Kota M. Rasyid meminta Camat Penanggalan jadi ujung tombak penyelesaian masalah lokal saat serah terima...