Bantuan 10.000 Liter Air Disalurkan ke Sumberjo Kidul, Bojonegoro
Bojonegoro — Tim Kebangsaan Abidin Fikri, yang dipimpin Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, menyalurkan 10.000 liter air bersih ke Desa Sumberjo Kidul, Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro pada Rabu (12/8/2026). Aksi itu dilakukan sebagai respons darurat terhadap krisis air yang meluas akibat musim kemarau dan fenomena El Nino.
Distribusi bantuan air ke RT 08 RW 03
Penyaluran dilakukan dengan armada tangki yang datang langsung ke permukiman warga RT 08 RW 03. Warga mengantre membawa jerigen, ember, dan drum untuk menampung air. Tim mendistribusikan pasokan agar kebutuhan harian segera terpenuhi.
"Kita tidak bisa menunggu. Saat warga kesulitan air, hari ini kita drop 10.000 liter untuk warga Sumberjo Kidul agar ada solusi jangka pendek bagi wilayah rawan kekeringan," tegas Abidin Fikri.
Krisis air: masalah tahunan yang semakin berat
Warga setempat menyatakan krisis air bersih sudah menjadi masalah tahunan saat musim kemarau. Suroto, salah satu warga RT 08, menjelaskan dampaknya terasa pada berbagai aspek kehidupan sehari-hari.
"Setiap kemarau daerah Sumberjo Kidul pasti kekurangan sarana air bersih. Buat masak, minum, kebutuhan ternak, sampai wudhu saat mau ibadah juga susah. Bantuan 10.000 liter ini sangat membantu di wilayah kami," ujar Suroto.
Tokoh masyarakat Eko Purnomo menambahkan warga sempat mencoba langkah mandiri untuk menemukan sumber air baru.
"Wilayah kami ini sudah mencoba melakukan pengeboran sumur, tapi hasilnya nihil, airnya tidak keluar. Karena itu kami menghubungi tim bantuan dan alhamdulillah langsung direspons cepat," kata Eko.
Dampak dan langkah lanjutan
Penyaluran ini dimaksudkan sebagai solusi jangka pendek sampai musim hujan kembali tiba. Selain distribusi di Sukosewu, tim juga melakukan pemetaan titik lain di Kabupaten Bojonegoro yang berpotensi mengalami krisis air serupa untuk penanganan lebih lanjut.
Penanganan jangka menengah dan panjang masih dibutuhkan, termasuk studi hidrogeologi untuk menentukan titik sumur yang efektif dan program ketahanan air berbasis komunitas.
Kebutuhan dasar yang terancam
Warga mengandalkan air untuk kebutuhan pokok. Distribusi darurat ini membantu memenuhi kebutuhan berikut:
- Memasak dan minum
- Kebutuhan ternak
- Keperluan kebersihan dan ibadah (wudhu)
Dengan tindakan cepat dari tim dan dukungan lokal, warga Sumberjo Kidul mendapatkan keringanan sementara. Namun, evaluasi dan perencanaan berkelanjutan tetap diperlukan untuk mengurangi risiko krisis serupa di masa depan.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
Pemkab Jember Atur Jam Operasional untuk Redam Konflik Pasar Tanjung
Pemkab Jember dan DPRD setujui pengaturan jam operasional Pasar Tanjung sementara menunggu revitalisasi dan...
Warga Surabaya Keluhkan Data Desil Tak Sesuai, DPRD Minta Pendataan
Warga Sukolilo mengeluh peringkat desil tak sesuai; DPRD minta RT/RW mendata warga untuk pendampingan pengaj...
Ratusan Warga Gelar Tahlil untuk Guruh Soekarnoputra di Bangkalan
Ratusan kader dan warga Bangkalan menggelar doa bersama dan tahlil Jumat malam untuk mengenang tujuh hari wa...
PDI Perjuangan Salurkan Bantuan Sosial ke 2.000 Pekerja dan UMKM
PDI Perjuangan menyalurkan ribuan paket kepada 2.000 pekerja informal dan pelaku UMKM di Banyuwangi pada 19-...
Prabowo–Megawati Dijadwalkan Bertemu Lagi pada 17 Oktober 2026
Pertemuan lanjutan Prabowo dan Megawati direncanakan 17 Oktober 2026 setelah pertemuan singkat di kediaman M...
DPRD Minta Timsel Independen dalam Seleksi Direksi 5 BUMD Surabaya
DPRD Surabaya minta Timsel independen agar seleksi direksi lima BUMD bebas tekanan politik; pendaftaran dipe...