Politik

Banteng Kalimantan Timur Libas Yogyakarta 4-0, Wahyu Satria Cetak Quattrick

Bagikan:
Wahyu Satria selebrasi usai cetak gol keempat Banteng Kalimantan Timur

BANGKALAN — Banteng Kalimantan Timur memetik kemenangan meyakinkan pada lanjutan Soekarno Cup 2026. Mereka menang 4-0 atas Banteng D.I. Yogyakarta di Stadion Gelora Bangkalan, Sabtu (15/8/2026). Kemenangan ini ditentukan oleh penyerang Wahyu Satria yang mencetak seluruh gol timnya, alias quattrick.

Jalannya pertandingan

Banteng Kalimantan Timur membuka keunggulan pada menit ke-19. Wahyu memanfaatkan umpan tendangan bebas dengan sundulan yang tak bisa diantisipasi kiper lawan.

Keunggulan bertambah pada menit ke-43. Lagi-lagi skema bola mati menjadi pembeda ketika Wahyu menyambut umpan tendangan bebas dan melepaskan tembakan pelan yang tak mampu dihentikan penjaga gawang.

Di babak kedua, tim tuan rumah tetap mengandalkan situasi bola mati. Pada menit ke-60 Wahyu mencatatkan hattrick lewat sundulan dari umpan lambung ke dalam kotak penalti. Gol keempat lahir pada menit ke-72 melalui serangan balik cepat, setelah Wahyu menerima umpan jarak jauh dari kiper sebelum menaklukkan pertahanan Banteng D.I. Yogyakarta.

Peran Wahyu Satria

Wahyu Satria menjadi sosok penentu dalam laga ini. Keempat golnya lahir dari beragam situasi; dua lewat bola mati dan dua dari permainan terbuka. Penampilannya membuat lini belakang Yogyakarta kewalahan sepanjang 90 menit.

Reaksi pelatih dan peluang ke babak berikutnya

Pelatih kepala Banteng Kalimantan Timur, Agus Rohmat, menilai kemenangan 4-0 tidak datang mudah. Menurutnya, lawan memberikan perlawanan kuat sepanjang pertandingan.

“Hari ini sangat luar biasa ya, walaupun kita menang 4-0 tapi menangnya tidak mudah, karena adanya perlawanan dari Yogyakarta juga,” kata Agus.

Agus juga menyebut peluang timnya untuk lolos ke fase berikutnya masih tergantung hasil pertandingan lain. Ia menyebut tim akan menunggu hasil laga antara Papua Tengah dan Sulawesi Selatan malam ini.

“Kalau pertanyaan berikutnya kita belum tahu, karena kita masih menunggu hasil malam ini antara Papua Tengah dengan Sulsel,” ujarnya.

Kendala persiapan

Agus mengakui ada kendala persiapan. Waktu istirahat yang singkat setelah berada di Surabaya menjadi tantangan bagi skuad.

“Kami dari segi persiapan sebenarnya yang kurang dari segi persiapan, karena rest di Surabaya kami cuma satu hari langsung bermain,” ujar Agus.

Meskipun demikian, ia memastikan kondisi tim secara keseluruhan tetap baik dan optimistis dengan kemampuan skuadnya.

Skor akhir 4-0 untuk Banteng Kalimantan Timur bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Hasil ini memperkuat peluang tim, namun status kelolosan masih menunggu hasil laga lain di grup.

Bima Prakoso
Penulis
Bima Prakoso

Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.

Berita Terkait