Lima Bandara di NTT Terdampak Gempa, Operasional Tetap Jalan
Kementerian Perhubungan melaporkan lima bandara di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengalami kerusakan akibat gempa. Meski begitu, seluruh layanan operasional bandara tetap berjalan dan belum ada penutupan fasilitas.
Bandara yang Terdampak
Ada lima bandara yang dilaporkan terdampak gempa. Kelimanya tersebar di beberapa kabupaten/kota di NTT dan mendapat pemeriksaan lanjutan oleh otoritas penerbangan.
- Bandar Udara Komodo, Labuan Bajo
- Bandar Udara H. Hasan Aroeboesman, Ende
- Bandar Udara Umbu Mehang Kunda, Waingapu
- Bandar Udara Frans Sales Lega, Ruteng
- Bandar Udara Soa, Bajawa
Jenis Kerusakan dan Dampak Operasional
Pemeriksaan awal menemukan keretakan pada gedung terminal, gedung administrasi, dan gedung PKP-PK di beberapa lokasi. Tingkat kerusakan berbeda pada tiap bandara, termasuk pada fasilitas pendukung dan sisi udara.
Di Bandar Udara Soa — Bajawa, laporan awal mencatat kerusakan sedang pada runway serta retakan baru pada sejumlah bangunan pendukung. Selain itu, beberapa unit pelayanan navigasi juga terdampak.
- Cabang Pembantu Labuan Bajo
- Cabang Pembantu Ende
- Unit Maumere
- Unit Bajawa
- Unit Ruteng
Tindakan Kemenhub dan Kesiapan Operasi Kemanusiaan
Direktorat Jenderal Perhubungan Udara menegaskan keselamatan penerbangan menjadi prioritas utama. Pemeriksaan kondisi fasilitas, infrastruktur bandara, dan fasilitas navigasi akan terus dilakukan untuk menjamin keselamatan operasional.
Kementerian Perhubungan juga menyiapkan skema Get Airport Ready for Disaster (GARD) untuk mendukung operasi kemanusiaan bila diperlukan.
Untuk kesiapan pengiriman bantuan ke masyarakat dilakukan dengan skema GARD, ujar Lukman F. Laisa.
Skema ini dimaksudkan agar pengiriman bantuan berlangsung cepat, tepat sasaran, dan terkoordinasi melalui pemanfaatan fasilitas bandara yang masih aman dioperasikan.
Langkah Selanjutnya
Pemeriksaan lanjutan akan menentukan kebutuhan perbaikan teknis dan potensi pembatasan operasi jika ditemukan risiko keselamatan. Hingga saat ini, layanan penerbangan dilaporkan tetap berjalan sambil pihak berwenang menuntaskan evaluasi dan perbaikan fasilitas.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
PPKI: Langkah Awal Pembentukan Negara Pasca Proklamasi
PPKI menggelar sidang pertama pada 18 Agustus 1945 dan menetapkan UUD 1945, Soekarno-Hatta, serta pembentuka...
18 Agustus: Hari Konstitusi dan Hari Penelitian Kanker Payudara
18 Agustus 2026 diperingati sebagai Hari Konstitusi RI dan World Breast Cancer Research Day, sementara HUT M...
DKI Kirim Tenaga Medis dan Rp3,8 M Bantuan untuk Korban Gempa NTT
Pemprov DKI mengirim tenaga kesehatan dan bantuan Rp3,8 miliar untuk korban gempa NTT; dana dari ASN dan aja...
Basarnas Evakuasi 3 Korban Gempa M7,7 di Manggarai Timur
Basarnas mengevakuasi tiga korban gempa M7,7 di Manggarai Timur pada 18 Agustus 2026; semua korban dirujuk k...
Menpora Maknai HUT ke-81 RI: Keberanian Kibarkan Merah Putih
Menpora Erick Thohir memaknai HUT ke-81 RI sebagai keberanian mengibarkan Merah Putih di panggung internasio...
UMN Latih Wirausaha Muda Sablon di Curug Sangereng
UMN melatih 23 anggota Karang Taruna Desa Curug Sangereng dalam sablon manual dan desain digital berbasis AI...