Lokal

Wakil Wali Kota Terima Sultan Deli, Dukung Revitalisasi Istana Maimun

Bagikan:
Wakil Wali Kota Medan menerima audiensi Sultan Deli di Balai Kota Medan

Medan — Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap menerima audiensi Sultan Deli ke-14, Sultan Mahmud Aria Lamantjiji Perkasa Alam Shah, di Balai Kota, Rabu (12/8). Pertemuan itu membahas undangan Kenduri Diraja Negeri Deli serta rencana revitalisasi Istana Maimun oleh Kementerian Kebudayaan.

Audiensi dan undangan Kenduri Diraja

Pertemuan berlangsung hangat dan bersifat silaturahmi. Sultan Deli mengundang Wakil Wali Kota untuk hadir pada acara Kenduri Diraja yang akan digelar di Masjid Jami’ Tanjung Mulia, Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Medan Deli.

Acara akan diadakan setelah salat Maghrib, nanti kita akan membaca Yasin dan doa bersama

Waktu pelaksanaan yang direncanakan pada malam hari menegaskan nuansa religius dan budaya acara tersebut. Undangan tersebut ditujukan untuk mempererat hubungan antara istana adat dan pemerintahan kota.

Revitalisasi Istana Maimun

Salah satu isu utama dalam audiensi adalah rencana pemugaran Istana Maimun oleh Kementerian Kebudayaan. Pembicaraan menekankan pentingnya menjaga warisan sejarah agar tetap terawat dan relevan.

Wakil Wali Kota menyatakan komitmen pemerintah kota untuk mendukung proses pemugaran. Ia menilai revitalisasi itu krusial untuk mempertahankan nilai budaya dan meningkatkan daya tarik pariwisata.

Kami siap mendukung penuh revitalisasi Istana Maimun. Langkah ini diharapkan mampu mengembalikan keagungan Istana Maimun sebagai magnet utama pariwisata berbasis sejarah dan budaya di Kota Medan

Dukungan Pemkot dan Implikasi Pariwisata

Menurut Zakiyuddin, rangkaian kegiatan seperti Kenduri Diraja yang dipadukan dengan pengajian memperkuat identitas budaya lokal. Ia menilai acara tersebut dikemas secara istimewa dan layak mendapat dukungan.

Acara ini dikemas dengan sangat istimewa dan baik karena memadukan doa bersama dan pengajian

Dukungan pemerintah daerah terhadap pemugaran Istana Maimun berpotensi memperkuat sektor pariwisata berbasis sejarah. Selain meningkatkan kunjungan, pemugaran juga berfungsi sebagai upaya konservasi nilai budaya leluhur.

Prospek ke depan

Kesepakatan pada pertemuan ini membuka peluang kolaborasi antara istana adat, pemerintah kota, dan kementerian terkait. Jika revitalisasi berjalan sesuai rencana, Istana Maimun diharapkan kembali menonjol sebagai ikon budaya dan destinasi wisata sejarah di Medan.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait