Lokal

Pemko Medan Perkuat Penerapan Analisis Standar Belanja (ASB)

Bagikan:
FGD Penerapan Analisis Standar Belanja di Kantor Wali Kota Medan

Medan — Pemerintah Kota Medan menegaskan komitmen memperkuat penerapan Analisis Standar Belanja (ASB) untuk meningkatkan tata kelola keuangan daerah yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel. Pernyataan itu disampaikan melalui Asisten Ekonomi dan Pembangunan Kota Medan, Citra Effendi Capah, saat membuka Focus Group Discussion (FGD) Penerapan ASB di Ruang Rapat III Kantor Wali Kota Medan, Rabu (12/8).

Komitmen ke arah implementasi nyata

Citra mewakili Wali Kota Rico Waas dan menyampaikan apresiasi atas inisiasi Bagian Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah serta partisipasi perangkat daerah. Ia menegaskan bahwa penerapan ASB bukan sekadar dokumen formalitas, melainkan bagian dari tindakan berkelanjutan.

"Komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan koordinasi antar-perangkat daerah, peningkatan kapasitas aparatur, penyempurnaan dokumen ASB secara berkelanjutan, serta pengawasan yang transparan dan akuntabel agar implementasi ASB berjalan secara konsisten sesuai dengan ketentuan yang berlaku,"

Tujuan dan manfaat ASB

Asisten Ekbang menjelaskan bahwa ASB menjadi instrumen strategis untuk memastikan anggaran disusun secara rasional dan berorientasi hasil. Dokumen ini membantu menyesuaikan alokasi anggaran dengan beban kerja dan target kinerja yang jelas.

"ASB membantu kita memastikan bahwa alokasi anggaran didasarkan pada kebutuhan yang rasional, beban kerja yang terukur, serta target kinerja yang jelas. Penerapan ASB yang tepat akan mewujudkan pengelolaan keuangan daerah yang berorientasi pada hasil,"

Tantangan teknis dan peran FGD

Citra mengakui masih ada tantangan di lapangan. Antaranya perbedaan pemahaman dalam penerapan ASB serta kebutuhan integrasi dan penyempurnaan data antar-organisasi perangkat daerah (OPD). Oleh sebab itu, FGD dinilai penting sebagai wadah diskusi dan perumusan solusi.

Dalam forum tersebut, peserta diajak berbagi pengalaman, mengidentifikasi akar masalah, dan merumuskan rekomendasi implementatif yang dapat diterapkan bersama.

Harapan dan langkah selanjutnya

Capah memberi instruksi khusus kepada narasumber, termasuk akademisi Dr. Ir. Immanuel Panusunan Tua Panggabean dari Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Quality Medan, untuk menyampaikan materi komprehensif sesuai regulasi terkini.

Ia berharap FGD menghasilkan langkah nyata yang bisa ditindaklanjuti oleh seluruh OPD sehingga persepsi dan pemahaman terkait ASB seragam di lingkungan Pemko Medan.

"Saya berharap FGD ini tidak hanya menjadi forum berbagi informasi, tetapi juga menghasilkan langkah-langkah nyata yang dapat ditindaklanjuti bersama dalam mengoptimalkan penerapan Analisis Standar Belanja demi mewujudkan tata kelola Pemko Medan yang semakin baik,"

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Asmui Rasyid Marpaung, para narasumber, dan perwakilan perangkat daerah. FGD menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk menyelaraskan perencanaan dan penganggaran berbasis ASB.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait