Bertemu Prabowo: PM Tailan Anutin Tiba di Jakarta 3 Agustus
Perdana Menteri Tailan Anutin Charnvirakul tiba di Jakarta pada Senin, 3 Agustus 2026 untuk kunjungan resmi dan pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto. Pesawat yang membawa Anutin dan delegasinya mendarat di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma sekitar pukul 16.05 WIB. Kedatangan ini dimaksudkan untuk memperkuat kerja sama bilateral dan membahas sejumlah isu strategis.
Kedatangan dan penyambutan
Sesaat setelah mendarat, Anutin disambut secara resmi oleh Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago. Turut hadir dalam penyambutan Duta Besar RI untuk Tailan, Hari Prabowo, serta Duta Besar Tailan untuk Indonesia, Prapan Disyatat.
Komandan Lanud Halim Perdanakusuma, Marsma TNI Ali Gusman, dan Atase Pertahanan Tailan untuk Indonesia, Sittirat Pusongchai, juga turut hadir. Prosesi penyambutan melibatkan pasukan jajar kehormatan, korps musik, serta pelepasan meriam salvo sebagai bentuk penghormatan.
Suasana penyambutan bertambah hangat dengan penampilan tari tradisional Indonesia. Suguhan budaya itu menjadi wujud keramahan tuan rumah sekaligus simbol penghormatan kepada tamu negara.
Rombongan dan agenda singkat
Anutin datang bersama delegasi pemerintahan Tailan yang akan mengikuti rangkaian pertemuan bilateral. Setelah upacara di Halim, rombongan melanjutkan perjalanan ke Istana Merdeka, Jakarta, untuk bertemu dengan Presiden Prabowo.
Pertemuan resmi di Istana dijadwalkan membahas penguatan kerja sama di berbagai bidang ekonomi, investasi, pertahanan, serta isu-isu strategis kawasan. Kedua pemimpin akan bertukar pandangan mengenai langkah-langkah praktis untuk memperdalam kemitraan.
Dampak dan prospek kerja sama
Kunjungan resmi ini diharapkan semakin mempererat hubungan persahabatan antara Indonesia dan Tailan. Pembahasan diharapkan menghasilkan kesepakatan yang membuka peluang kerja sama baru dan memperkuat hubungan yang sudah ada.
Di tingkat kawasan dan global, kedua negara juga diharapkan dapat berkolaborasi menangani tantangan bersama. Langkah-langkah konkret yang disepakati nantinya akan menjadi indikator kemajuan hubungan bilateral ke depan.
Rangkaian kunjungan dan pertemuan hari ini menjadi titik awal bagi dialog yang lebih intensif antara Jakarta dan Bangkok, dengan fokus pada sinergi ekonomi dan keamanan regional.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
BPBD: Semua Titik Api Karhutla di Jatim Sudah Padam
BPBD Jawa Timur memastikan semua titik api karhutla telah padam, namun pemantauan titik panas melalui SiPong...
Pelestarian Batik: Wamenperin Dorong Perajin Ikuti Pasar
Wamenperin Faisol Riza mendorong pelestarian batik seiring penguatan perajin agar mampu mengikuti pasar, did...
Kemenkum Fasilitasi Mediasi Sengketa Merek ASICS
Kemenkum memfasilitasi mediasi ASICS vs Toko Istana Sepatu pada 3 Okt 2026 di Jakarta untuk menyelesaikan du...
Komdigi: Perlindungan Sisa Kuota Tak Boleh Dikenai Biaya
Kemkomdigi menegaskan sisa kuota pelanggan tidak boleh dikenai biaya, merujuk putusan MK; pemerintah akan ev...
PBNU Terbitkan Pedoman Hari Santri 2026, Solidaritas untuk Palestina
PBNU keluarkan pedoman Hari Santri 2026 berfokus pada tradisi, layanan masyarakat, dan solidaritas kemanusia...
Terapi Seni Bantu Pulihkan Trauma Anak, Ini Cara dan Perannya
Seni atau art terapi dinilai efektif bantu pulihkan trauma anak melalui ekspresi kreatif, lingkungan aman, d...