Aceh Besar Percepat Pemulihan Pascabencana lewat Rakor Lintas Sektor
Kota Jantho, 9 Juli — Pemerintah Kabupaten Aceh Besar mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Progres Penanganan Pascabencana Lintas Sektor secara virtual dari Ruang Sekretaris Daerah. Rakor yang digelar Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat bertujuan menyelaraskan data, mengidentifikasi kendala, dan mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana melalui sinergi pusat-daerah.
Rakor dan peserta
Rakor dipimpin Plh Sekretaris Daerah Aceh Besar dan dihadiri Asisten II Setdakab M. Ali serta kepala perangkat daerah terkait. Hadir antara lain Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah, Kepala BPBD, Kepala Dinas Pertanian, dan Kepala Dinas PUPR.
Progres penanganan infrastruktur dan pertanian
Kepala Dinas PUPR Aceh Besar, Ir. Syahrial Amanullah, ST, memaparkan langkah penanganan pada sektor infrastruktur dan pertanian. Pemulihan diarahkan tidak hanya memperbaiki kerusakan, tetapi juga mengembalikan aktivitas ekonomi masyarakat secara normal.
"Infrastruktur merupakan pondasi utama pemulihan. Ketika akses jalan, jembatan, dan jaringan pendukung lainnya kembali berfungsi, maka aktivitas pertanian, perdagangan, hingga distribusi hasil produksi masyarakat juga akan bergerak kembali," — Syahrial Amanullah
Syahrial menegaskan pentingnya koordinasi lintas perangkat daerah agar program pemulihan berjalan selaras dan memberi dampak nyata.
"Kami berharap dukungan pemerintah pusat terus diperkuat, terutama dalam percepatan pembangunan infrastruktur yang masih membutuhkan penanganan. Dengan kolaborasi yang baik, proses pemulihan dapat berlangsung lebih cepat dan manfaatnya langsung dirasakan masyarakat," — Syahrial Amanullah
Isu utama dan cakupan pembahasan
Diskusi rakor juga meninjau kondisi mata pencaharian masyarakat dan capaian pemulihan di berbagai sektor. Pembahasan meliputi:
- Pertanian
- Perikanan
- Perkebunan
- Kehutanan
Selain evaluasi capaian, peserta mengidentifikasi hambatan seperti keterbatasan infrastruktur, anggaran, sumber daya manusia, dan kebutuhan data yang lebih akurat untuk dasar kebijakan.
Tindak lanjut dan harapan
Rakor menghasilkan rumusan tindak lanjut, termasuk daftar dukungan yang masih dibutuhkan daerah dan langkah percepatan yang dapat segera dilaksanakan. Forum ini juga menjadi wahana bagi daerah menyampaikan kondisi riil agar kebijakan pusat tepat sasaran.
Peserta optimistis pemulihan ekonomi dapat dipercepat jika sinergi antarinstansi terus diperkuat. Dengan kolaborasi yang terkoordinasi, program pemberdayaan masyarakat diharapkan mendorong kebangkitan ekonomi lokal secara berkelanjutan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Wawali Sabang Hadiri HUT ke-27 Bireuen, Ajak Perkuat Kerja Sama Antar Daerah
Wawali Sabang Suradji Junus menghadiri HUT ke-27 Bireuen (12/10), menyampaikan harapan peningkatan pembangun...
Aceh Besar Dukung PKM UIN Ar-Raniry, 517 Mahasiswa Turun
Pemkab Aceh Besar bahas PKM UIN Ar-Raniry melibatkan 517 mahasiswa di Lhoknga dan Leupung, mulai 22 Oktober...
Bupati Aceh Besar Tekankan Pelestarian Bahasa Aceh di Festival 2026
Bupati Aceh Besar minta peran bersama menjaga bahasa Aceh dan mendorong perlindungan hak budaya seperti kuah...
Kecelakaan di Simalungun: 5 Luka, Ibu Hamil Alami Keguguran
Kecelakaan di Jalan Medan Km 20-21, Simalungun, menewaskan tidak ada korban jiwa; lima penumpang luka dan se...
Wesly Silalahi Hadiri Ibadah Utus-Sambut di GPIB Maranatha
Wali Kota Wesly Silalahi hadir dalam ibadah utus-sambut GPIB Maranatha, memberi penghargaan kepada pendeta l...
Alokasi Bantuan Bedah Rumah Sumut 2026 Melonjak Jadi 15.011 Unit
Pemprov Sumut meningkatkan alokasi bedah rumah 2026 menjadi 15.011 unit; pemda diminta segera lengkapi admin...