Lokal

Aceh Besar Terima 516 Mahasiswa UIN Ar-Raniry untuk KPM di 33 Gampong

Bagikan:
Staf Ahli Bupati dan mahasiswa UIN Ar-Raniry saat serah terima KPM di Kantor Camat Lhoknga

Pemerintah Kabupaten Aceh Besar menerima 516 mahasiswa Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh yang akan melaksanakan Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Reguler Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027. Serah terima berlangsung di Kantor Camat Lhoknga pada Senin, 2 November. Mahasiswa akan ditempatkan di 33 gampong di Kecamatan Lhoknga dan Leupung untuk mendukung pembangunan lokal.

Serah terima dan penempatan

Penyerahan mahasiswa ditandai secara simbolis oleh pihak UIN Ar-Raniry kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Besar. Selanjutnya mahasiswa diserahkan kepada Camat Lhoknga dan Leupung untuk penempatan di masing-masing gampong. Rinciannya, 28 gampong di Lhoknga dan 5 gampong di Leupung.

Arahan Pemerintah Daerah

Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Fata Muhammad, menyambut kehadiran mahasiswa tersebut. Ia berharap program ini memperkuat hubungan antara dunia akademik dan masyarakat. Fata menekankan agar mahasiswa membawa kontribusi nyata bagi pembangunan gampong.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Besar, saya menyampaikan selamat datang dan apresiasi kepada Rektor beserta seluruh jajaran UIN Ar-Raniry yang telah mempercayakan Kecamatan Lhoknga dan Leupung sebagai lokasi pelaksanaan KPM. Kami menyambut baik kehadiran mahasiswa ini sebagai bagian dari upaya memperkuat hubungan antara dunia akademik dengan kehidupan masyarakat."

Fata meminta mahasiswa tidak hanya memenuhi kewajiban akademik, tetapi juga memetakan kebutuhan masyarakat dan menggali potensi lokal. Ia memberi pesan agar mahasiswa bekerja bersama masyarakat, menghormati adat, serta membangun komunikasi dengan keuchik, tokoh agama, tokoh adat, tokoh perempuan, dan pemuda.

"Mahasiswa datang bukan untuk menggurui masyarakat, tetapi untuk belajar dan bekerja bersama masyarakat. Hormati adat istiadat dan kearifan lokal serta jadikan masyarakat sebagai mitra utama dalam setiap kegiatan."

Program KPM dan fokus kegiatan

Wakil Rektor yang mewakili Rektor UIN Ar-Raniry menjelaskan tema KPM tahun ini, Membangun Gampong Berbasis Data, Memberdayakan Umat. Ada dua program utama yang menjadi fokus mahasiswa.

  • Memperkuat dan melengkapi data gampong sebagai basis perencanaan pembangunan.
  • Mendorong pembentukan Baitul Mal Gampong melalui penyusunan reusam gampong.

Penguatan data ditujukan agar perencanaan pembangunan gampong lebih terarah. Pembentukan Baitul Mal diharapkan memperbaiki pengelolaan zakat, infak, dan sedekah untuk manfaat lebih luas.

"Kehadiran kita harus memberikan solusi terhadap masalah, bukan membawa masalah baru. Karena itu, saya berpesan kepada seluruh mahasiswa agar menjaga sikap, menghormati adat dan budaya setempat, serta berkolaborasi dengan masyarakat dalam melaksanakan program yang telah direncanakan."

Harapan dan tindak lanjut

Pemerintah Kabupaten berharap kolaborasi ini tidak hanya berlangsung selama KPM. Kerja sama di bidang penelitian, pengembangan sumber daya manusia, dan pemberdayaan ekonomi juga diharapkan terjalin. Keberhasilan pengabdian dinilai dari manfaat nyata yang dirasakan masyarakat, bukan sekadar banyaknya program.

Melalui kegiatan ini, hadirnya 516 mahasiswa diharapkan menjadi energi positif untuk mendorong kemajuan gampong dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Lhoknga serta Leupung.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait