230 Orang Tua Ikuti Seminar Parenting: Seni Menenangkan Diri
Banda Aceh – Sebanyak 230 orang tua mengikuti Seminar Parenting bertema “Seni Menenangkan Diri Saat Anak Menguji Sabar” yang digelar Komunitas Orang Tua Pembelajar (OTP) bekerja sama dengan Rumah Keluarga Indonesia (RKI) Kecamatan Syiah Kuala di Aula Tekkomdik, Kuta Alam, Banda Aceh, Minggu, 1 November 2026. Acara menghadirkan Nucke Yulandari, M.Psi., Psikolog, sebagai pemateri utama.
Seminar, Pemateri, dan Peserta
Seminar didominasi oleh kaum ibu, dengan partisipasi tiga orang ayah, menunjukkan keterlibatan kedua orang tua meski jumlah ayah masih terbatas. Tema utama yang diangkat yakni “Karena Anak Butuh Ibu yang Tenang, Bukan Ibu yang Sempurna”.
Pemateri membahas cara mengenali emosi, pemicu kemarahan, dan teknik menenangkan diri saat menghadapi tingkah laku anak yang menantang. Selama sesi, peserta mengikuti paparan serta aktivitas refleksi untuk menerapkan konsep dalam kehidupan sehari-hari.
Isi Materi dan Aktivitas
Dalam pemaparan, Nucke Yulandari mengajak orang tua memahami bahwa pengasuhan efektif dimulai dari kemampuan mengelola respons diri. Peserta diajak memetakan pemicu emosi dan melatih teknik pernapasan serta jeda respons sebelum memberi reaksi.
Kegiatan refleksi menggarisbawahi bahwa mendidik anak bukan semata soal membentuk perilaku, melainkan proses dua arah di mana orang tua juga harus terus belajar dan berbenah.
Kata Penggagas Komunitas
"Lebih dari itu, orang tua juga dituntut memiliki kesediaan untuk terus belajar, bertumbuh, dan memperbaiki diri."
Founder OTP, Ummicut, menyebut seminar ini sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya pendidikan keluarga. Ia menegaskan bahwa pengasuhan menuntut kedua pihak—anak dan orang tua—untuk terus belajar.
Antusiasme dan Dampak
Ummicut mencatat tingginya antusiasme peserta sepanjang kegiatan, yang menurutnya menunjukkan kebutuhan masyarakat terhadap ruang belajar keluarga. Kehadiran beberapa ayah menjadi sinyal penting bahwa peran pengasuhan harus dipikul bersama.
"Seminar ini bukan sekadar kegiatan satu hari, tetapi menjadi bagian dari ikhtiar kami untuk membangun kesadaran bahwa orang tua juga perlu terus belajar."
Rencana Ke Depan
OTP bersama RKI Kecamatan Syiah Kuala berencana membentuk kelompok-kelompok Orang Tua Pembelajar di berbagai gampong. Kelompok ini akan menyelenggarakan pembelajaran berkelanjutan dengan beragam tema.
- Pengasuhan anak (parenting)
- Pengelolaan emosi
- Ketahanan keluarga
- Pendidikan keluarga dalam perspektif Islam
Ummicut berharap kolaborasi ini berkembang dari acara tunggal menjadi gerakan pendidikan keluarga yang berkelanjutan di tingkat komunitas. Langkah ini diharapkan memberi ruang bagi orang tua untuk berbagi pengalaman, berdiskusi, dan saling menguatkan menghadapi tantangan pengasuhan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
PKK Medan Dukung YP ADHA Perluas Edukasi dan Skrining HIV/AIDS
PKK Medan dukung YP ADHA perluas edukasi, deteksi dini, dan hapus stigma untuk cegah HIV/AIDS, khususnya pad...
PPSD Siahaan Gelar Perayaan Natal 19 Desember di Medan
PPSD Siahaan Kota Medan akan menggelar Perayaan Natal pada 19 Desember di Regale Convention Hall; rangkaian...
Wakapolresta Banda Aceh Turun Atur Lalu Lintas di Depan Sekolah
Wakapolresta Banda Aceh, AKBP Benny Bathara, turun langsung atur arus di depan Sekolah Methodis, Senin (2/11...
Aceh Besar Terima 516 Mahasiswa UIN Ar-Raniry untuk KPM di 33 Gampong
Aceh Besar menerima 516 mahasiswa UIN Ar-Raniry untuk KPM 2026 di 33 gampong Lhoknga dan Leupung; fokus pada...
Dua Terdakwa Waterfront City Dituntut 2 Tahun
Jaksa menuntut dua terdakwa Waterfront City dua tahun penjara; sidang tuntutan judi online jaringan Kamboja...
Toko Roti Rida di Batubara Ludes Terbakar, Kerugian Ratusan Juta
Toko Roti Rida di Limapuluh, Batubara, terbakar sekitar pukul 04.00 WIB; seluruh isi ludes dan kerugian dipe...