Lokal

Wali Kota Pematangsiantar Ajak Siswa SMPN 1 Jauhi Bullying dan Narkoba

Bagikan:
Wali Kota Wesly Silalahi memimpin upacara di SMPN 1 Pematangsiantar

Wali Kota Wesly Silalahi mengingatkan siswa-siswi SMPN 1 Pematangsiantar agar menjauhi perundungan, tawuran, dan penyalahgunaan narkoba saat menjadi pembina upacara di UPTD SMPN 1, Jalan Merdeka, Senin (15/6). Ia meminta sekolah menjadi rumah kedua yang aman, nyaman, serta penuh toleransi sejalan dengan identitas kota.

Ajakan langsung kepada siswa

Wesly memuji prestasi akademik SMPN 1, namun menegaskan kecerdasan akademik harus diimbangi karakter. Ia mengajak siswa menggantungkan cita-cita setinggi langit dan belajar dengan bahagia.

“Kalian merupakan calon pemimpin masa depan Pematangsiantar, bahkan calon pemimpin bangsa ini. Jagalah nama baik sekolah kita ini, jauhi hal-hal negatif seperti bullying, tawuran dan bahaya Narkoba.”

Wesly juga menekankan pentingnya rasa hormat kepada orangtua dan guru serta kepedulian antar teman sebagai bagian dari pendidikan karakter.

Pesan untuk kepala sekolah dan guru

Kepada kepala sekolah dan tenaga pendidik, Wesly memberi empat penekanan utama untuk meningkatkan mutu pendidikan di Pematangsiantar.

Pertama, transformasi kepemimpinan sekolah. Menurutnya, kepala sekolah harus menjadi pemimpin visioner yang mampu menciptakan lingkungan belajar menyenangkan.

“Mepala sekolah harus menjadi pemimpin yang visioner, inovatif dan mampu menciptakan ekosistem sekolah yang aman, nyaman serta menyenangkan untuk belajar.”

Kedua dan ketiga terkait peningkatan kompetensi guru serta pendidikan karakter. Wesly meminta guru terus belajar dan menguasai metode pembelajaran kreatif, interaktif, dan berpusat pada murid.

“Para guru harus terus belajar dan melakukan upgrade diri, memanfaatkan pelatihan platform digital dan komunitas belajar untuk menguasai metode pembelajaran yang kreatif, interaktif dan berpusat pada murid.”

“Mari kita bersama-sama melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tapi juga memiliki integritas, berakhlak mulia, toleran dan berjiwa Pancasila.”

Pemanfaatan teknologi dan integritas ASN

Wesly mendorong pemanfaatan teknologi tepat guna dalam proses pembelajaran dan manajemen sekolah agar sekolah menjadi alat bantu memperluas wawasan siswa.

“Integrasikan teknologi dalam proses pembelajaran dan manajemen. Menjadikan sekolah bukan sebagai beban, melainkan sebagai alat bantu untuk mempermudah dan memperluas cakrawala pengetahuan siswa.”

Ia juga mengingatkan Aparatur Sipil Negara, termasuk guru, untuk tidak menyalahgunakan program pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG). Integritas, profesionalisme, dan transparansi disebutnya sebagai kewajiban.

“Mari kita jaga integritas, profesionalisme dan kepercayaan masyarakat dengan bekerja secara jujur, transparan dan penuh tanggung jawab.”

Kegiatan di sekolah dan peserta

Usai upacara, Wesly menyaksikan penampilan seni siswa seperti tarian, puisi, dan fashion show pakaian adat Simalungun. Ia juga meninjau kelas, berinteraksi langsung, dan memberi motivasi kepada siswa agar tetap semangat belajar.

Hadir mendampingi upacara antara lain Kepala Dinas Pendidikan Syaiful Rizal, Kabid PAUD Dikdas Febry Reguel Manatap, Plt. Kepala UPTD SMPN 1 Linda Riana Simaremare, Camat Siantar Timur Masa Rahmat Zebua, serta para lurah.

Wesly menutup kunjungan dengan menegaskan kembali komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan memastikan manfaat program daerah serta pusat benar-benar dirasakan siswa dan masyarakat.

J
Penulis
John Doe

No bio yet 😊

Berita Terkait